JAKARTA, ifakta.co – Film Indonesia kembali menghadirkan drama religi yang sarat makna melalui Seni Merayu Tuhan. Film produksi Wahana Kreator ini merupakan adaptasi dari buku laris karya Habib Husein Ja’far Al Hadar. Dengan sentuhan emosional, film ini mengajak penonton mengikuti perjalanan seorang anak muda yang berusaha berdamai dengan masa lalu setelah kehilangan orang yang paling berarti dalam hidupnya.

Disutradarai Cesa David Luckmansyah, Seni Merayu Tuhan memadukan kisah keluarga, persahabatan, romansa, dan pencarian spiritual dalam satu alur yang menyentuh. Selain menghadirkan konflik batin yang kuat, film ini juga mengangkat pesan tentang pentingnya menghargai orang tua sebelum penyesalan datang.

Sinopsis Film Seni Merayu Tuhan

Cerita berpusat pada Hikmah, seorang pemuda yang lebih memilih menikmati kebebasan masa mudanya daripada menghabiskan waktu bersama keluarga. Hari-harinya banyak ia lalui bersama teman-teman dan kekasihnya, Sophia. Sementara itu, perhatian sang ibu sering kali ia abaikan.

Iklan

Telepon, pesan singkat, hingga ajakan ibadah dari ibunya hampir tidak pernah mendapat tanggapan serius. Hikmah menganggap semua itu sebagai sesuatu yang biasa. Ia merasa masih memiliki banyak waktu untuk memperbaiki hubungan dengan sang ibu.

Namun, kenyataan berkata lain.

Kepergian ibunya secara tiba-tiba menjadi pukulan yang mengubah seluruh hidup Hikmah. Sejak saat itu, rasa bersalah terus menghantui pikirannya. Kesedihan semakin dalam ketika sosok sang ibu berulang kali hadir dalam mimpinya.

Setiap mimpi seolah menjadi pengingat bahwa masih ada penyesalan yang belum selesai. Hikmah kemudian percaya bahwa ia harus berusaha “merayu Tuhan” agar ibunya memperoleh ketenangan di alam sana.

Perjalanan itu tidak berjalan mudah. Hikmah justru harus menghadapi pertanyaan besar tentang keimanan yang selama ini ia tinggalkan. Ia mulai menyadari bahwa hidup bukan sekadar mengejar kesenangan, melainkan juga membangun hubungan dengan Sang Pencipta dan orang-orang terdekat.

Dalam proses tersebut, Hikmah tidak berjalan sendirian. Hotib, sahabat masa kecilnya, terus mendampingi dan menguatkannya ketika rasa putus asa mulai datang. Di sisi lain, Sophia tetap hadir memberikan dukungan meski keduanya memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda.

Ketiga tokoh tersebut kemudian menjalani perjalanan emosional yang penuh perenungan. Mereka berdiskusi tentang kehidupan, kehilangan, pengampunan, serta arti ikhlas dalam menghadapi takdir.

Semakin jauh perjalanan Hikmah berlangsung, semakin banyak pelajaran hidup yang ia temukan. Ia mulai memahami bahwa penyesalan memang tidak mampu mengubah masa lalu. Akan tetapi, penyesalan dapat menjadi awal untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan dengan cara yang lebih bermakna.

Film ini juga memperlihatkan bagaimana hubungan anak dan orang tua sering kali baru mendapat perhatian ketika kesempatan telah hilang. Karena itu, Seni Merayu Tuhan menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan banyak orang, terutama mereka yang pernah menyesali waktu bersama keluarga.

Selain menyentuh sisi spiritual, film ini juga menyisipkan nilai tentang persahabatan, cinta, serta proses menuju kedewasaan. Semua unsur tersebut berpadu menjadi perjalanan batin yang mengajak penonton merenungkan arti kasih sayang, keikhlasan, dan harapan.

Daftar Pemeran Film Seni Merayu Tuhan

  • Ari Irham sebagai Hikmah
  • Lutesha sebagai Sophia
  • Teuku Ryzki sebagai Hotib
  • Rieke Diah Pitaloka sebagai Ibu Hikmah
  • Habib Jafar
  • Onadio Leonardo
  • Alfie Alfandy
  • Arie Kriting
  • Sita Nursanti
  • Irgi Ahmad Fahrezi
  • Miing Bagito

Jadwal Tayang Film Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.

(naf/lex)

Iklan