JAKARTA, ifakta.co – Selama ini, tanaman monstera lebih populer sebagai tanaman hias berdaun berlubang. Namun, sedikit orang mengetahui bahwa salah satu spesiesnya menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi ketika sudah matang sempurna.

Monstera Deliciosa memiliki kulit bersisik berwarna hijau yang perlahan berubah kekuningan saat matang. Daging buahnya lembut, berair, dan menghadirkan perpaduan rasa yang terkenal menyerupai nanas, pisang, mangga, hingga stroberi. Selain menawarkan sensasi rasa yang unik, buah monstera juga menyimpan berbagai zat gizi yang mendukung kesehatan tubuh.

Meski begitu, cara mengonsumsinya memerlukan perhatian khusus. Buah yang belum matang mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat memicu sensasi terbakar pada mulut dan tenggorokan.

Iklan

Kandungan Nutrisi Buah Monstera

Walaupun data komposisi gizinya belum selengkap buah-buahan populer lainnya, berbagai penelitian dan pengamatan ahli menunjukkan bahwa buah monstera mengandung sejumlah nutrisi penting, antara lain:

  • Vitamin C
  • Vitamin B kompleks
  • Serat pangan
  • Kalium
  • Magnesium
  • Kalsium
  • Antioksidan alami
  • Karbohidrat sebagai sumber energi

Kombinasi berbagai nutrisi tersebut membantu mendukung fungsi organ tubuh, menjaga metabolisme, sekaligus melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Manfaat Buah Monstera untuk Kesehatan

1. Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

Kandungan serat pada buah monstera berperan penting dalam melancarkan proses pencernaan. Serat membantu memperlancar pergerakan usus sehingga sisa makanan lebih mudah keluar dari tubuh.

Selain itu, konsumsi serat yang cukup juga dapat membantu mengurangi risiko sembelit sekaligus menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran cerna.

2. Mendukung daya tahan tubuh

Vitamin C menjadi salah satu kandungan utama yang membuat buah ini layak masuk dalam pola makan sehat. Nutrisi tersebut membantu pembentukan sel imun sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi.

Selain itu, vitamin C juga mendukung proses penyembuhan luka sekaligus membantu penyerapan zat besi agar berlangsung lebih optimal.

3. Menangkal radikal bebas

Buah monstera mengandung berbagai senyawa antioksidan yang berfungsi melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Paparan radikal bebas secara terus-menerus dapat mempercepat penuaan sel sekaligus meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, konsumsi makanan kaya antioksidan menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

4. Membantu menjaga kesehatan tulang

Kalsium dan magnesium di dalam buah monstera berkontribusi dalam mempertahankan kepadatan tulang. Kedua mineral tersebut bekerja bersama untuk mendukung pembentukan jaringan tulang sekaligus menjaga fungsi otot.

Apabila kebutuhan mineral terpenuhi setiap hari melalui pola makan yang seimbang, risiko penurunan massa tulang pada usia lanjut pun dapat berkurang.

5. Menunjang fungsi jantung

Kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta membantu mengontrol tekanan darah.

Asupan kalium yang cukup juga membantu menjaga irama jantung tetap stabil. Oleh sebab itu, buah monstera dapat menjadi salah satu pilihan buah yang melengkapi pola makan sehat untuk kesehatan kardiovaskular.

6. Menambah asupan energi

Buah monstera mengandung karbohidrat alami yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh.

Karbohidrat tersebut membantu memenuhi kebutuhan energi harian sehingga tubuh tetap bertenaga untuk menjalani berbagai aktivitas. Selain itu, kandungan vitamin B ikut mendukung proses metabolisme energi di dalam sel.

7. Membantu menjaga kesehatan kulit

Vitamin C tidak hanya berperan dalam meningkatkan sistem imun, tetapi juga membantu pembentukan kolagen. Protein ini sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit.

Sementara itu, kandungan antioksidan membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari maupun polusi sehingga kulit tampak lebih sehat.

Cara Aman Mengonsumsi Buah Monstera

Buah monstera hanya aman dimakan ketika benar-benar matang. Ciri utamanya terlihat dari sisik kulit yang mulai terlepas dengan sendirinya. Setelah itu, daging buah dapat langsung dinikmati atau dicampurkan ke dalam berbagai hidangan.

Beberapa cara penyajian yang bisa dicoba antara lain:

  • Makan langsung
  • Campur ke dalam smoothie.
  • Jadikan pelengkap salad buah.
  • Jadikan topping yoghurt atau dessert.

Hindari mengonsumsi bagian yang masih tertutup sisik hijau karena kandungan kristal kalsium oksalatnya masih tinggi.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun menawarkan banyak manfaat, buah monstera tetap perlu dikonsumsi dengan bijak. Buah yang belum matang dapat menyebabkan iritasi pada mulut, lidah, hingga tenggorokan akibat kandungan kalsium oksalat.

Pada sebagian orang, konsumsi buah yang belum matang juga berpotensi memicu mual, muntah, diare, atau rasa gatal di area mulut. Oleh karena itu, pastikan buah benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Selain itu, buah ini tidak dianjurkan untuk diberikan kepada hewan peliharaan seperti anjing maupun kucing karena dapat menimbulkan efek toksik.

Sebagai bagian dari pola makan sehat, buah monstera dapat menjadi pilihan menarik berkat kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidannya. Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal apabila dibarengi dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup, serta gaya hidup sehat secara keseluruhan.

(naf/lex)

Iklan