DEMAK, ifakta.co – Rangkaian budaya Grebeg Besar Demak 1447 Hijriyah memasuki puncaknya malam ini, Selasa 26 Mei 2026, setelah Isya.
Pawai ta’aruf berisi iringan tumpeng songo dan gunungan hasil bumi berangkat dari Pendopo Kabupaten menuju Masjid Agung Demak.
Acara pembukaan pawai akan ditandai pelepasan rombongan oleh Bupati Eisti’anah. Peserta tampil mengenakan kostum ulama dan busana daerah, membawa obor, serta memikul sembilan tumpeng dan beberapa gunungan berisi buah dan sayuran.
Iklan
Rombongan juga menampilkan barisan pembawa bendera, perwakilan Wali Songo, dan ensemble musik rebana yang mengiringi prosesi. Suasana di rute pawai diperkirakan meriah dan dipadukan dengan nuansa religius.
Sekretaris Takmir Masjid Agung Demak, H. Fatchan, menyampaikan bahwa iringan tumpeng songo akan disambut di gapuro Masjid Agung dengan penampilan tarian zipin pesisiran dan tari sufy. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian umum di serambi masjid.
“Selanjutnya dilaksanakan pengajian umum di serambi Masjid Agung, diawali pembacaan Alqur’an, tahlil, dan doa. Insya Allah penceramahnya Romo KH. Abdurohim Al Muhsin dari TVRI Jawa Tengah,” ujar H. Fatchan.
Terkait pelaksanaan sholat Idul Adha, H. Fatchan menegaskan jadwal dimulai pukul 06.30 WIB, mengacu pada waktu dhuha yang tercatat pukul 06.13 WIB. Imam sholat ditunjuk Abdullah Salam, sedangkan bilal pada pelaksanaan adalah Ustadz Ahmad Faridhi.
Usai sholat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban. Lokasi pemotongan hewan ditetapkan di halaman MTs NU yang berada di lingkungan Masjid Agung Demak.
Panitia menghimbau masyarakat untuk mengikuti protokol yang berlaku dan memanfaatkan waktu pengajian serta prosesi budaya sebagai bagian dari pelestarian tradisi lokal.
(adi/adi)



