NGAJUK, ifakta.co – PWI Kabupaten Nganjuk tingkatkan kemampuan digital pendidik lewat Diklat Jurnalistik dan Bimtek Produksi Konten Video. Peserta guru SMP negeri se-Nganjuk ikuti acara di Aula SMPN 2 Nganjuk, Kamis 30 April 2026.
Oleh karena itu, kegiatan ini jadi bagian rangkaian Hari Pers Nasional 2026.
Ketua PWI Nganjuk Bagus Jatikusumo desain pelatihan agar guru paham jurnalistik dan hasilkan video berkualitas.
Iklan
“Kegiatan ini merupakan rangkaian HPN 2026. Kami ingin para guru memiliki pemahaman jurnalistik yang baik serta mampu memproduksi konten video yang lebih menarik dan informatif untuk sekolahnya,” ujar Bagus.
Di era digital pesat, guru kini jadi komunikator kredibel sekolah.
Materi Lengkap dari Jurnalistik hingga Hukum Konten
Peserta serap materi dasar jurnalistik, teknik tulis berita, serta strategi video untuk media sosial dan promosi sekolah. Selain itu, jurnalis lokal berbagi pengalaman lapangan. Pengacara muda Anang Hartoyo bahas hukum jurnalistik agar konten aman legal dan etis.
Bagus yakini materi ini krusial.
“Semoga visi kami dalam meningkatkan literasi media bagi dunia pendidikan tercapai melalui kegiatan ini,” katanya.
Akibatnya, guru produksi konten kreatif tanpa risiko hukum.
Pemerintah daerah dukung penuh acara ini. Bupati Marhaen Djumadi dan Kepala Dinas Pendidikan Puguh Harnoto hadir motivasi peserta.
Kehadiran mereka tunjuk komitmen tingkatkan SDM pendidikan via teknologi informasi.
Dengan sinergi PWI, Dinas Pendidikan, dan MKKS, guru optimalkan skill untuk branding sekolah. Konten informatif tingkatkan citra dan jangkauan masyarakat. Sehingga, lahir ekosistem komunikasi sekolah profesional di era digital.
(may/may)




