JAKARTA, ifakta.co – Dua pekerja proyek dari Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami nasib sial di Tangerang. Pemborong tempat mereka bekerja diduga melarikan diri tanpa membayar upah sama sekali.

Mereka menyelesaikan tugas di proyek perumahan. Sayangnya, gaji tidak kunjung cair meski pekerjaan selesai.

“Kami sudah kerja keras, tapi pemborongnya lenyap. Uang lembur pun nol,” keluh salah satu pekerja saat ditemui, Sabtu (25).

Iklan

Keduanya kehabisan bekal dan ongkos pulang. Akhirnya, mereka mendatangi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, untuk mencari pertolongan.

Petugas Dishub Tanggap Cepat

Petugas Dinas Perhubungan yang berjaga langsung bereaksi. Mereka berikan bantuan segera dan fasilitasi kepulangan ke Tasikmalaya.

“Petugas kami koordinasi kilat dengan tim lapangan. Kami data identitas mereka lalu urus tiket pulang,” ujar Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, kepada wartawan.

Nur Prasetyo tekankan komitmen terminal dalam layanan kemanusiaan.

“Kami siap bantu masyarakat darurat seperti ini,” imbuhnya.

Selain itu ia juga  menghimbau untuk para pekerja hati-hati pilih lowongan.

“Pastikan kontrak jelas. Laporkan kendala segera ke kami agar cepat tertangani,” pesannya.

(my/my)