JAKARTA, ifakta.co – Aksi penjambretan dengan ancaman senjata tajam terjadi di kawasan Pasar Lokbin Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Warga bersama petugas Satpol PP dan anggota Unit Lalu Lintas (Lantas) Cengkareng berhasil menangkap satu dari dua pelaku.

Pelaku yang tertangkap nyaris menjadi sasaran amuk massa. Sementara itu, rekannya berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor dan kini masih diburu polisi.

Iklan

Kanit Lantas Cengkareng, AKP Yeni, menjelaskan peristiwa itu terungkap setelah petugas selesai melakukan pengaturan arus lalu lintas. Saat itu, masyarakat melaporkan adanya aksi begal atau penjambretan di sekitar lokasi.

“Setelah selesai pengaturan lalu lintas, kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aksi penjambretan. Anggota kami langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan satu pelaku berikut barang bukti senjata tajam jenis celurit,” ujar AKP Yeni saat ditemui di Pos Unit Lantas Cengkareng, Rabu (22/4).

Petugas kemudian membawa pelaku ke Pos Unit Lantas Cengkareng sambil menunggu penanganan dari kepolisian sektor setempat.

“Kami langsung menghubungi pihak Polsek Cengkareng. Pelaku dan barang bukti kami amankan di Pos Unit Lantas Cengkareng sambil menunggu anggota Reskrim datang,” jelasnya.

Modus Pelaku Saat Korban Ganti Ban

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula ketika korban berhenti di pinggir jalan karena mobilnya mengalami pecah ban. Korban bersama keluarganya baru saja selesai mengganti ban saat seorang pria datang dan berpura-pura menanyakan alamat.

Sesaat kemudian, dua pelaku datang bersamaan lalu langsung mengancam korban menggunakan celurit. Mereka berusaha merampas barang berharga milik korban.

Salah satu korban, Alanwari, mengatakan pelaku sempat mengambil telepon genggam miliknya sebelum berusaha kabur.

“Pas saya habis ganti ban, ada yang tanya alamat ke adik saya. Nggak lama, pelaku langsung nodongin celurit. HP saya sempat diambil, lalu pelaku lari. Saya kejar dan akhirnya satu pelaku berhasil ditangkap,” ungkap Alanwari.

Ia memastikan jumlah pelaku ada dua orang. Namun, hanya satu orang yang berhasil diamankan di lokasi kejadian.

“Pelakunya berdua, yang satu kabur naik motor. HP saya satu yang sempat diambil,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut terdapat dua korban. Salah satunya mengalami luka akibat serangan senjata tajam saat pelaku menjalankan aksinya.

Saat ini, pelaku yang tertangkap beserta barang bukti celurit masih berada dalam penanganan petugas. Polisi akan menyerahkan pelaku ke Unit Reskrim Polsek Cengkareng untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, aparat masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang kabur menggunakan sepeda motor.

(tio/to)