JAKARTA, ifakta.co – Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat siapkan program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2026/2027.

Pendaftaran rencanakan mulai Juni 2026 bersamaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat, Agus Ramdhani, tekankan komitmen pemerataan pendidikan.

Iklan

“Dengan adanya sekolah swasta gratis, diharapkan semakin banyak siswa dapat melanjutkan pendidikan dengan kualitas yang baik serta lingkungan belajar yang mendukung,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Selasa (21/4).

Langkah ini jawab kebutuhan masyarakat di wilayah minim fasilitas sekolah negeri.

11 Sekolah Swasta Ditunjuk di Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta pilih 11 sekolah swasta di Jakarta Barat masuk program gratis. Penunjukan prioritaskan kelurahan tanpa sekolah negeri agar akses pendidikan merata.

“Sekolah yang dipilih diprioritaskan di kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri,” kata Agus Ramdhani.

Daftar lengkap 11 sekolah swasta gratis Jakarta Barat:

Sekolah Luar Biasa (SLB):

  • SLB B-C Alfiany
  • SLB B-C Kasih Bunda
  • SLB C Bina Insan Kamil

SMP:

  • SMP Garuda
  • SMP Melania I
  • SMP Muhammadiyah 32
  • SMP Cindera Mata Indah

SMA:

  • SMA Lamaholot

SMK:

  • SMKS Citra Utama
  • SMKS Permata Bunda
  • SMKS Benteng Gading Jakarta

Program ini layani berbagai jenjang dari SLB hingga SMK.

Kepgub 312/2026 Tetapkan Syarat Ketat

Penunjukan sekolah iklaskan Keputusan Gubernur Nomor 312 Tahun 2026. Sekolah wajib penuhi kriteria:

  • Miliki izin operasional resmi
  • Terakreditasi BAN-PT
  • Terima BOS pemerintah pusat 3 tahun terakhir
  • Jalankan KBM lengkap berjenjang (SD 1-6, SMP 7-9, SMA/SMK 10-12)

Kriteria ini pastikan kualitas pendidikan terjaga meski biaya ditanggung pemerintah.

Sosialisasi dan Regulasi Teknis Segera

Suku Dinas tunggu petunjuk teknis pendaftaran dari Dinas Pendidikan DKI.

“Layanan sekolah swasta gratis akan dibuka bersamaan dengan PPDB/SPMB. Kami masih menunggu regulasi. Informasinya dalam waktu dekat akan ada sosialisasi dari Dinas Pendidikan,” ujar Agus.

Program ini harapkan hapus hambatan ekonomi dan geografis dalam akses pendidikan. Pemerintah targetkan SDM Jakarta kian berkualitas melalui pemerataan fasilitas belajar gratis.

(my/my)