BANDUNG, Ifakta.co — Kasus dugaan kelalaian tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kini memasuki ranah hukum setelah orang tua seorang bayi resmi melaporkan seorang perawat ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut muncul setelah bayi yang baru dilahirkan nyaris dibawa pulang oleh orang lain yang bukan keluarga kandungnya.
Iklan
Peristiwa itu memicu kegelisahan keluarga pasien. Orang tua bayi menilai kejadian tersebut bukan sekadar kesalahan prosedur biasa, melainkan menimbulkan kecurigaan adanya dugaan percobaan penjualan bayi yang dilakukan secara terselubung di lingkungan rumah sakit.
Kuasa hukum keluarga menyebut, kliennya merasa ada kejanggalan dalam proses penyerahan bayi karena dilakukan tanpa verifikasi ketat terhadap identitas penerima. Dugaan itu semakin menguat lantaran bayi sempat berada dalam gendongan orang lain sebelum akhirnya disadari oleh sang ibu.
Pihak kepolisian Polrestabes Bandung kini tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah insiden tersebut murni akibat kelalaian perawat atau terdapat unsur pidana lain di balik kejadian tersebut.
Polisi juga disebut telah berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit serta memeriksa standar operasional prosedur yang berlaku di ruang perawatan bayi.
Sementara itu, pihak RSHS Bandung telah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pasien dan menonaktifkan sementara perawat yang diduga terlibat sambil menunggu hasil investigasi internal.
Kasus ini pun menyita perhatian publik karena menyangkut keamanan bayi baru lahir di fasilitas kesehatan. Banyak pihak mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa tersebut agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.
(fa/fza)
