JAKARTA, ifakta.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengambil peran penting dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Moskow, Rusia, Minggu (12/4) malam.
Melalui agenda tersebut, Bahlil secara langsung mengawal diplomasi energi Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Seiring meningkatnya dinamika global, sektor energi menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional. Karena itu, kehadiran Bahlil dalam kunjungan tersebut menegaskan bahwa pemerintah menempatkan isu energi sebagai prioritas dalam kerja sama internasional.
Iklan
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyampaikan bahwa keterlibatan Bahlil mencerminkan pentingnya peran sektor energi dalam mendukung kepentingan nasional.
Selain itu, momentum ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas kolaborasi energi dengan Rusia secara lebih konkret.
“Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan kedua negara, dengan fokus pada penguatan ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” ujar Dwi di Jakarta, Senin (13/4).
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara akan membahas kelanjutan kerja sama energi, termasuk langkah menjaga stabilitas pasokan minyak bagi kebutuhan dalam negeri.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pembahasan ini menjadi penting, terutama di tengah perubahan lanskap energi global yang berdampak pada keseimbangan pasokan dan permintaan.
“Pemerintah terus melanjutkan kerja sama dengan Rusia untuk memastikan pasokan energi nasional tetap stabil,” kata Teddy.
Di sisi lain, Bahlil juga memanfaatkan momentum ini untuk mendorong penguatan kerja sama lintas sektor energi guna memastikan Indonesia memiliki ketahanan energi yang adaptif terhadap tekanan global.
Selain agenda energi, pertemuan kedua kepala negara juga akan membahas perkembangan geopolitik internasional. Dalam konteks ini, Indonesia tetap menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas global sekaligus memperkuat hubungan strategis dengan negara mitra.
Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.10 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Dalam rombongan tersebut, Bahlil hadir bersama Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
(faz/fza)



