JAKARTA, ifakta.co – Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap YouTuber Bigmo terkait dugaan promosi rokok elektrik atau vape yang melibatkan anak. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihak Bigmo telah memastikan kehadiran dalam agenda pemeriksaan tersebut. Polisi menjadwalkan pemeriksaan pada pukul 13.00 WIB.

“Untuk Bigmo dijadwalkan pemeriksaan hari ini pukul 13.00 WIB dan sudah terkonfirmasi hadir melalui pengacaranya,” kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Iklan

Budi menjelaskan penyidik akan meminta keterangan Bigmo di ruang Subdirektorat (Subdit) 2 Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan, Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO).

Pemeriksaan terhadap Bigmo menjadi bagian dari penyelidikan polisi terkait dugaan keterlibatan anak dalam materi promosi vape. Penyidik masih mendalami sejumlah informasi dan bukti yang telah dikumpulkan.

Selain memanggil Bigmo, Polda Metro Jaya juga telah meminta keterangan dari pelapor berinisial F. Pelapor tersebut diketahui mendokumentasikan video promosi yang diduga melibatkan anak.

“Telah meminta klarifikasi pada yang mengadukan, mengajukan pengaduan, dengan mengamankan live streaming, hasil live streaming, cuplikan video, serta dokumen pendukung lainnya,” tutur Budi.

Polisi juga telah meminta keterangan dari orang tua serta empat anak yang muncul dalam video. Proses pemberian keterangan tersebut dilakukan dengan pendampingan pihak keluarga.

Selanjutnya, penyidik mendatangi PT TLI untuk menggali lebih jauh hubungan kerja dengan pihak yang dilaporkan. Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan yang masih berjalan.

“Serta mendatangi PT TLI untuk mendalami hubungan kerja dengan pihak yang dilaporkan. Penyelidikan masih dilakukan pendalaman dugaan pelibatan anak dalam promosi tersebut serta menganalisa barang bukti digital dan dokumen terkait,” katanya.

Polda Metro Jaya hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap dugaan promosi vape yang melibatkan anak. Penyidik juga menganalisis berbagai barang bukti digital dan dokumen untuk menentukan perkembangan perkara selanjutnya.

(ca/cin)

Iklan