JAKARTA, ifakta.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Sejumlah analis melihat peluang rebound masih terbuka, meski risiko koreksi tetap membayangi pergerakan indeks.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih berada dalam kondisi mixed. Menurut dia, indeks masih menghadapi risiko koreksi, tetapi peluang penguatan terbuka apabila IHSG mampu mempertahankan level support tertentu.

“IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga rawan menguji kembali area 6.290-6.370. Namun, selama mampu bertahan di atas 6.370, IHSG berpeluang menguat ke rentang 6.541-6.581,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Iklan

Untuk perdagangan Selasa, Herditya memperkirakan IHSG memiliki level support di 6.371 dan 6.279. Sementara itu, area resistance berada pada level 6.585 dan 6.633.

Dalam risetnya, Herditya juga mencantumkan sejumlah saham yang menjadi perhatian, yakni ASII, BBNI, DEWA, dan HRTA.

Pandangan serupa disampaikan Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia melihat IHSG masih memiliki ruang untuk mengalami rebound.

Namun, Ivan mengingatkan adanya risiko koreksi yang lebih dalam apabila indeks melewati batas support terdekat.

“Selama support 6.370 bertahan, IHSG berpeluang rebound menuju area 6.582-6.639. Namun, jika menembus di bawah 6.370, koreksi berpotensi berlanjut menuju 6.290,” ujar Ivan.

Ivan memperkirakan level support IHSG pada perdagangan Selasa berada di 6.370, 6.290, dan 6.179. Sementara itu, level resistance berada di 6.639, 6.752, 6.835, dan 6.916.

Untuk saham yang menjadi perhatian, Ivan mencantumkan ADMR, ADRO, EMTK, dan TLKM.

Sebelumnya, IHSG mengakhiri perdagangan Senin (21/9) di level 6.384. Indeks melemah 56,43 poin atau 0,88 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Mengacu pada data RTI Infokom, nilai transaksi saham pada perdagangan Senin mencapai Rp11,84 triliun. Sementara itu, volume saham yang berpindah tangan mencapai 26,90 miliar saham.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 280 saham berakhir menguat. Sebanyak 354 saham mengalami penurunan, sedangkan 156 saham lainnya ditutup stagnan.

Pergerakan IHSG pada Selasa akan menjadi perhatian pelaku pasar, terutama pada kemampuan indeks mempertahankan area support 6.370. Berdasarkan proyeksi kedua analis, bertahannya level tersebut membuka peluang penguatan, sementara penembusan ke bawah dapat meningkatkan risiko koreksi.

Catatan Redaksi: Informasi mengenai saham dalam artikel ini merupakan rangkuman pandangan analis dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(den/joj)

Iklan