JAKARTA, ifakta.co – Sejumlah media Israel menyoroti pidato Presiden Prabowo Subianto yang meneriakkan “Free Palestine” dalam acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9).
Pidato Prabowo tersebut mendapat perhatian media Israel karena disampaikan hampir satu tahun setelah Presiden Indonesia itu mengakhiri pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan ucapan “Shalom”.
Times of Israel menjadi salah satu media Israel yang memberitakan pernyataan Prabowo di acara Gontor tersebut.
Iklan
Dalam pemberitaannya, Times of Israel mengaitkan seruan “Free Palestine” dengan pidato Prabowo di Sidang Umum PBB yang sebelumnya juga mendapat sorotan.
“Ini (pidato Prabowo) berlangsung hampir satu tahun setelah (Prabowo) Subianto mengejutkan publik dengan mengucapkan ‘Shalom’ saat mengakhiri pidatonya di Majelis Umum di New York,” bunyi laporan Times of Israel.
Dalam bahasa Ibrani, “shalom” dapat digunakan sebagai ungkapan salam, termasuk untuk menyampaikan sapaan maupun perpisahan.
Pada pidato tersebut, Prabowo juga menyampaikan pandangan mengenai pentingnya mengakui, menghormati, serta menjamin keamanan Israel sebagai bagian dari upaya mencapai kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian karena Indonesia selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan tidak mengakui negara tersebut. Posisi itu berkaitan dengan dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
Selain Times of Israel, lembaga penyiaran Israel KAN juga memberitakan pernyataan Prabowo dalam acara di Ponorogo tersebut.
“Setahun setelah mengatakan ‘Shalom’ dalam Bahasa Ibrani di Majelis Umum PBB dan rencana mengirimkan ribuan tentaranya sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), Presiden Indonesia mengatakan ‘Free Palestine’ hari ini di sebuah acara di negaranya,” bunyi laporan KAN.
Dalam acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Prabowo meneriakkan “Free Palestine” di hadapan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K Alsattari.
Seruan tersebut disampaikan Prabowo beberapa kali dan kemudian diikuti oleh para hadirin yang hadir dalam acara tersebut.
Prabowo juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Palestina yang disebutnya berada dalam situasi penjajahan oleh Israel.
Momen tersebut berlangsung di hadapan Dubes Abdalfatah. Dalam kesempatan itu, sang duta besar menghampiri Prabowo dan mengalungkan kafiyeh Palestina sebagai bentuk penghormatan serta ungkapan terima kasih.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah media Israel. Pemberitaan mereka menempatkan seruan “Free Palestine” Prabowo dalam konteks pernyataannya di PBB hampir satu tahun sebelumnya.
Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan materi yang Anda berikan. Saya tidak memiliki akses pencarian web dalam percakapan ini, sehingga klaim mengenai pemberitaan media Israel dan perkembangan politik luar negeri tidak dapat saya verifikasi secara independen.
(faz/zfa)



