JAKARTA, ifakta.co – Kementerian Pertahanan mengajukan tambahan anggaran Kemenhan 2027 sebesar Rp195 triliun dalam rapat kerja tertutup dengan Komisi I DPR.
Permintaan itu disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin usai rapat yang juga dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan ketiga kepala staf TNI.
“Kami tadi sudah mengusulkan anggaran tambahan melalui Komisi I DPR RI untuk diteruskan kepada Badan Anggaran agar kami bisa menambah anggaran sebanyak Rp195 triliun rupiah,” kata Sjafrie, Rabu 910/6).
Iklan
Sebelumnya, Kemenhan semula mengusulkan total anggaran 2027 sebesar Rp667 triliun. Menurut Sjafrie, jumlah itu mencerminkan kebutuhan dan skala prioritas ketiga matra TNI.
Namun, Kemenhan memahami pagu indikatif yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan dan Bappenas untuk Kemenhan di 2027 sebesar Rp193 triliun. Setelah evaluasi internal, Kemenhan menetapkan usulan kenaikan Rp195 triliun sehingga total usulan menjadi Rp334 triliun.
“Akan tetapi, kami juga harus mengikuti arahan yang sudah dikeluarkan oleh Bappenas dan Kementerian Keuangan bahwa pagu indikatif yang diberikan kepada anggaran pertahanan ini adalah Rp139 triliun,” katanya.
Selain itu, Sjafrie menyatakan langkah pengajuan tambahan itu diajukan agar dapat dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat dan masuk ke alokasi APBN 2027.
“Itulah yang kami usulkan kepada Komisi I dengan harapan tambahan ini bisa mendapatkan restu dari Badan Anggaran dan disetujui untuk menjadi alokasi anggaran APBN pertahanan negara di tahun 2027,” pungkasnya.
(tio/my)


