JAKARTA, Ifakta.co– Pimpinan DPR RI bersama jajaran pemerintah pusat bergerak cepat menggelar rapat koordinasi (rakor). Pertemuan intensif ini membahas perkembangan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Seluruh pihak fokus mengevaluasi kondisi terkini serta mempercepat program rehabilitasi dan rekonstruksi agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memimpin langsung rakor tersebut di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026).

Iklan

Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara turut hadir dalam rapat penting ini. Tampak hadir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.

Selain itu, hadir pula Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Menteri PU Dody Hanggodo, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Jajaran kabinet lain seperti Menag Nasaruddin Umar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menpar Widiyanti Putri Wardhana, dan Wamenkes Bambang Eko Suhariyanto juga ikut mengawal rapat ini.

Tak ketinggalan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah turut hadir secara langsung. Kedua kepala daerah tersebut memaparkan perkembangan riil penanganan dampak bencana di wilayah masing-masing.

Komitmen Bersama Percepat Rekonstruksi

Saat membuka rapat, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta. Menurutnya, kehadiran para menteri dan kepala daerah menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemulihan Sumatera.

“Saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI, Satgas Pemerintah, serta seluruh hadirin dalam rapat koordinasi hari ini,” ujar Dasco.

Dasco menegaskan bahwa agenda utama rakor ini adalah membedah kondisi terkini di lapangan. Pemerintah dan DPR ingin mengevaluasi program yang sudah berjalan sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.

“Hari ini kita membicarakan situasi terkini pascabencana Sumatera. Kita merancang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang berjalan, termasuk langkah strategis ke depan,” tambahnya.

Fokus Pemulihan : Infrastruktur, Kesehatan, dan Ekonomi UMKM

Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah poin penting untuk segera dieksekusi. Pemerintah akan memprioritaskan beberapa sektor utama, antara lain:

Pembangunan Infrastruktur: Memperbaiki fasilitas publik dan akses jalan yang rusak.

Layanan Sosial: Memulihkan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Hunian Warga: Mempercepat penanganan perumahan bagi korban bencana.

Sektor Ekonomi: Menguatkan kembali usaha mikro (UMKM) yang terdampak.

Pada akhir rapat, DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi jalannya program ini. Hubungan sinergis antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar seluruh bantuan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera.

(fa/fza)