LS2LP: Ada Rekaman Karyawan PT. OT Group, Soal Pelarangan Pakai Masker Saat Bekerja

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2020 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ifakta.co, Jakarta – Terkait surat klarifikasi yang dikirimkan oleh PT. Orang Tua Group (OT Group) soal dugaan OT melarang karyawannya menggunakan masker saat bekerja, ternyata ada rekaman (voicer) dari beberapa karyawannya yang mengatakan memang benar bahwa OT melarang menggunakan masker bagi karyawan yang tengah bekerja.

Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Studi Sosial Lingkungan dan Perkotaan (LS2LP), Badar Subur kepada ifakta.co, di Jakarta pada Selasa (7/4/20).

Badar menilai jawaban dari manajemen PT Orang Tua (OT) Group hanya langkah ‘menyelamatkan diri’. Sebab dari observasi yang dilakukan, LS2LP mendapatkan data sebaliknya.

Baca juga :  Sudah Usang, Loket Tiket di Terminal Kalideres Kini Direvitalisasi
Poto : Badar Subur (batik lengan pendek)

“Mereka bilang tidak ada pelarangan penggunaan masker? Kita punya rekaman pernyataan dari karyawan adanya aturan itu,” ungkap Badar, Selasa (7/4/2020).

Badar pun memberi kesempatan ifakta.co untuk mendengarkan rekaman tiga orang karyawan PT Orang Tua Group.

Di salah satu rekaman, ada karyawati yang mengungkapkan bahwa PT Orang Tua Group telah melarang penggunaan masker, kecuali bagi yang sakit.

Kalau aku pribadi maunya pakai masker. Tapi di sini aturannya yang boleh pakai hanya yang sakit,” ujar suara dalam rekaman itu.

Ia melanjutkan, bahwa pernah menyampaikan kekhawatiran tersebut kepada atasannya langsung.

Sudah pernah ke atasan aku langsung, tapi kan dia dapat perintah dari atasannya lagi,” imbuhnya.

Menurut Badar pihaknya juga mempunyai bukti visual bahwa karyawan PT Orang Tua Group tidak memakai masker.

“Cuma ya kita hanya coba untuk membantu mereka yang untuk mendapatkan keadilan. Padahal Sudin Nakertrans dan Energi Jakbar sudah ke sana, tapi kalau mereka menyatakan hal itu wajar, ya tinggal masyarakat saja menilai,” tandasnya.

Baca juga :  Ratusan ASN dan PLJP Jakbar Ikuti Tes Kebugaran Guna Deteksi Dini Penyakit Tubuh

Sebelumnya, Manajemen PT. Orang Tua Group membantah dengan memberikan klarifikasi terhadap ifakta.co soal pemberitaan dugaan PT. Orang Tua Group yang melarang karyawannya memakai masker saat tengah bekerja.

Dalam surat klarifikasi (hak jawab) itu disampaikan bahwa berita ifakta.co tidak benar. (my/ham- T-10)

Berita Terkait

Kaskostrad Pimpin Langsung Pelepasan Peserta Umrah Penghargaan Kostrad di Jakpus
Dokkes Polres Jakbar Cek Kesehatan Personel Pasca Betugas Jaga TPS
Polres Jakbar Siapkan 900 Personil Amankan TPS Pemilu 2024
Panglima TNI Lakukan Cek Kesiapan Pasukan Unjuk Rasa dan Babinsa Pengamanan Pemilu 2024
Masyarakat Keluhkan Harga Beras Mencapai 15.000 Rupiah Perliter
Developer Segera Proses Hukum Bagi Pelaku Pungli di Rusunami City Garden
Kunjungi Wihara Hok Tek Tjeng Sin, Kapolres Jaksel Harap Imlek Bawa Keberkahan dan Kesehatan
Diduga Hendak Tawuran, 28 Remaja Diamankan TPPP Polres Jakbar

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:19 WIB

Didesak Dewan Pers, Presiden Jokowi Akhirnya Teken Perpres Publisher Right

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:37 WIB

AHY Dilantik Jokowi Jadi Menteri ATR/BPN Gantikan Hadi Tjahjanto Hari Ini

Minggu, 18 Februari 2024 - 18:09 WIB

Ketum PP IKWI: Rendahnya Pendidikan Jadi Faktor Utama KDRT

Minggu, 11 Februari 2024 - 23:33 WIB

Polri Minta Masyarakat Tak Sebar Hoax, Tegaskan Netral di Pemilu 2024

Jumat, 9 Februari 2024 - 18:20 WIB

Link Twibbon ifakta.co HPN 2024, Silahkan Download Gratis!

Minggu, 4 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kemnaker Selenggarakan Naker Fest 2024 Sasar Generasi Z dan Milenial

Minggu, 14 Januari 2024 - 10:13 WIB

KAMMI, IMM dan PB SEMMI Nilai Pernyataan Kapolri Tunjukkan Semangat Kebangsaan

Sabtu, 13 Januari 2024 - 22:47 WIB

Polisi Tangkap Pengancam Salah Satu Capres

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari ifakta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca