JAKARTA, ifakta.co – Kecelakaan yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026). Insiden tersebut membuat muatan keramik berserakan di jalan dan sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas menuju Slipi, Jakarta Barat.

Petugas kemudian mengevakuasi kedua truk dari lokasi. Namun, proses pembersihan muatan keramik yang jatuh ke badan jalan masih berlangsung setelah kendaraan dipindahkan.

Kanit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa mengatakan kedua truk sudah diamankan. “Iya (truk sudah diamankan/dievakuasi),” katanya.

Iklan

Ia juga menjelaskan bahwa muatan keramik masih dibersihkan. “Masih evakuasi (muatannya), banyak keramik berjatuhan di jalan,” ujarnya. Mengenai sopir, ia mengatakan, “Diamankan untuk sopir di Mako Pancoran Gakkum.”

Sebelum evakuasi selesai, kepadatan terjadi di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. TMC Polda Metro Jaya sempat mengimbau pengendara dari arah Cawang yang hendak menuju Slipi untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Gerbang Pemuda Senayan–Palmerah.

Petugas lalu lintas menangani kejadian tersebut, sedangkan pengendara di sekitar lokasi diminta berhati-hati dan mengantisipasi perlambatan. Penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan dari informasi yang tersedia dan perlu mengacu pada hasil penanganan kepolisian.

Kepadatan di sekitar Gedung DPR/MPR RI turut memengaruhi operasional Transjakarta. Sejumlah rute dilaporkan mengalami keterlambatan karena lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan padat.

Rute yang mengalami keterlambatan meliputi Koridor 9 serta sejumlah layanan lain, antara lain 1B, 1F, 1W, 3F, 8N, 9A, 10H, S61, SH2, dan T31. Penumpang perlu mengecek informasi operasional terbaru sebelum melakukan perjalanan.

Gangguan transportasi pada jam sibuk dapat berdampak pada waktu tempuh penumpang yang melintasi kawasan Gatot Subroto. Informasi mengenai jalur yang dapat dilalui dan status operasional bus perlu mengikuti kondisi di lapangan.

Setelah kedua truk dievakuasi, arus lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan mulai ramai lancar dan jalur Transjakarta kembali dapat digunakan. Pembersihan sisa muatan keramik masih menjadi perhatian agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.

Informasi lebih lanjut mengenai kronologi lengkap, penyebab, dan kemungkinan faktor yang berkontribusi pada kecelakaan perlu menunggu penjelasan resmi dari petugas yang menangani perkara.

Pengguna jalan diimbau tetap mematuhi arahan petugas dan mengurangi kecepatan ketika melewati lokasi yang masih dibersihkan. Pengemudi juga perlu menjaga jarak aman, terutama saat melintasi area dengan muatan yang berpotensi menghalangi jalur kendaraan.

Redaksi akan memperbarui artikel apabila kepolisian menyampaikan keterangan tambahan yang telah diverifikasi. Naskah ini berfokus pada kejadian, dampak lalu lintas, serta informasi penanganan yang tersedia pada Kamis, 29 Oktober 2026.

(wl/wl)

Iklan