JAKARTA, ifakta.co – BPJS Kesehatan memperkuat kerja sama lintas instansi melalui kegiatan Fun Walk yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), Perum BULOG, serta sejumlah mitra perbankan.
Selain mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarlembaga dan memperluas akses informasi serta layanan publik.
Iklan
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan kegiatan ini merupakan seri keempat dari rangkaian kolaborasi pentahelix yang dikembangkan secara bertahap. Kolaborasi tersebut mencakup lingkungan internal BPJS Kesehatan, badan usaha, unsur masyarakat, hingga kerja sama lintas instansi.
Menurut Akmal, keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Setiap instansi memiliki peran yang saling melengkapi untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Akmal menjelaskan, kegiatan jalan sehat menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif.
“Melalui kegiatan jalan sehat yang rutin dilakukan, kami ingin mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memastikan keaktifan kepesertaan JKN. Sinergi lintas instansi diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi serta memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan yang dibutuhkan,” tegas Akmal, Sabtu (17/10).
Ia juga mengingatkan peserta JKN agar memperhatikan status kepesertaan dan membayar iuran secara rutin sesuai ketentuan. Langkah tersebut penting untuk membantu peserta menghindari kendala administrasi ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Menjaga JKN tetap aktif merupakan bagian dari kesiapan kita melindungi diri dan keluarga, sebelum pelayanan kesehatan benar-benar dibutuhkan,” tambah Akmal.
Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Ahmad Ridwan, mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan yang mempertemukan berbagai instansi dalam satu kegiatan.
Menurut Ahmad, kegiatan bersama seperti ini dapat memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat. Ia berharap penyelenggara dapat memperluas keterlibatan berbagai pihak dan melaksanakan kegiatan serupa secara rutin.
“Kolaborasi ini sangat bagus. BPJS Kesehatan mengundang berbagai instansi, dan kalau bisa lebih luas lagi pihak yang terlibat. Jika rutin dilaksanakan, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat. Selain jalan sehat, kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi antarinstansi,” ujarnya.
Ahmad menambahkan, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi Ditjen Dukcapil untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Melalui layanan di lokasi, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai penyesuaian foto pada KTP serta pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Momentum ini perlu disinergikan, sehingga melalui kegiatan ini kami juga dapat menghadirkan layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat, seperti penyesuaian foto pada KTP, pendaftaran digital IKD, dan lainnya,” tambahnya.
Peserta Bisa Mengakses Berbagai Layanan
Panitia juga menghadirkan sejumlah layanan publik di lokasi kegiatan. Mobil BPJS Keliling menyediakan informasi dan layanan terkait Program JKN, sedangkan stan Ditjen Dukcapil melayani kebutuhan informasi serta pendaftaran IKD.
Selain itu, stan perbankan memberikan informasi mengenai produk dan layanan keuangan kepada peserta. Kehadiran berbagai layanan tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh informasi sesuai kebutuhan dalam satu kegiatan.
Dengan menggabungkan aktivitas olahraga dan pelayanan publik, kegiatan Fun Walk ini menjadi ruang interaksi antara instansi penyelenggara dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga membuka peluang bagi setiap lembaga untuk memperkenalkan layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Salah satu peserta, Arief, mengatakan dirinya mengetahui kegiatan tersebut melalui kerabat. Ia menilai kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui beragam pendekatan.
Menurutnya, aktivitas fisik yang melibatkan berbagai instansi juga dapat menjadi sarana untuk memperluas kolaborasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan bersama instansi dan mitra yang terlibat mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan sekaligus memanfaatkan informasi dan layanan publik yang tersedia.
(my/my)







