JAKARTA, ifakta.co – Sebanyak 30 pelaku usaha Jakpreneur binaan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (Sudis PPAPP) Jakarta Barat ikut meramaikan Bazar Semarak Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan bertema “Merdeka Berkreasi, Lokal Berprestasi” itu berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 Agustus 2026. Bazar digelar di selasar Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat.
Mewakili Wali Kota Jakarta Barat, Kepala Bagian Kesejahteraan Setko Jakarta Barat Abdurahman Anwar mengatakan Jakpreneur memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Iklan
Menurutnya, keberadaan Jakpreneur tidak hanya membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai pelaku UMKM memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengejar keuntungan. Pengembangan usaha juga dapat membuka lapangan kerja dan menggerakkan potensi ekonomi di lingkungan masyarakat.
“Peran Jakpreneur bagi UMKM dalam mengentaskan kemiskinan sangat penting. Pelaku usaha tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan lokal,” ujar Abdurahman.
Meski demikian, Abdurahman mengakui pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah hambatan dalam mengembangkan usaha. Tantangan tersebut antara lain keterbatasan modal, kemampuan manajerial yang belum optimal, hingga akses pasar yang masih terbatas.
Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pemasaran.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, Jakpreneur Jakarta Barat diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Sementara itu, Kepala Sudis PPAPP Jakarta Barat Dian Anggraini Susanthy mengatakan Bazar Semarak Kemerdekaan diikuti oleh 30 pelaku Jakpreneur binaan Sudis PPAPP Jakarta Barat.
Selain Jakpreneur, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha binaan TP PKK, UPPKA, serta Dekranasda Kota Administrasi Jakarta Barat.
“Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kuliner, kerajinan tangan (handy craft), hingga fesyen,” jelas Dian.
Beragam produk UMKM lokal tersebut dipamerkan sekaligus dipasarkan kepada masyarakat yang datang ke lingkungan Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat.
Menurut Dian, kegiatan bazar menjadi salah satu sarana penting bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, para pelaku Jakpreneur Jakarta Barat juga mendapat kesempatan untuk meningkatkan pengalaman dalam memasarkan produk secara langsung kepada konsumen.
Dian berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat daya saing pelaku usaha sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan melalui pengembangan kewirausahaan terpadu.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang kepada para pelaku usaha agar semakin berdaya saing dan mampu meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan kewirausahaan terpadu, sehingga mereka mendapatkan penghasilan yang memadai,” tandasnya.
(mam/mam)



