JAKARTA, ifakta.co — Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 resmi berlangsung di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu hingga Minggu, 8–9 Agustus 2026.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo membuka langsung ajang olahraga elektronik berskala nasional tersebut.
E-Sports Kapolri Cup 2026 mengangkat tema “Dream to Become”. Menurut keterangan ketua panitia, kompetisi ini diselenggarakan Polri bersama Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) dan Indonesia Esports Association (IESPA).
Iklan
Panitia menjelaskan, penyelenggaraan turnamen tidak hanya berfokus pada pertandingan e-sports. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital sekaligus membuka ruang pengembangan potensi generasi muda Indonesia.
“Ajang ini diselenggarakan dengan maksud dan tujuan utama untuk membina olahraga e-sports, mencetuskan gerakan bakat digital atau Digital Talent Movement, mencetak sumber daya manusia digital yang mumpuni, mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, mendorong lahirnya inovasi, serta mengedukasi masyarakat mengenai keamanan dan kedaulatan negara di dunia digital,” demikian keterangan panitia.
Besarnya minat peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Panitia mencatat sebanyak 35.936 peserta ambil bagian dalam E-Sports Kapolri Cup 2026.
Peserta tersebut berasal dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia. Tidak hanya berkompetisi, para peserta juga mendapat peran sebagai Duta Kamtibmas Siber.
Keterlibatan puluhan ribu peserta itu menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong literasi digital.
Panitia menilai kompetisi e-sports dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan pemahaman tentang keamanan di ruang digital.
“Para peserta bukan sekadar berkompetisi, tetapi juga menempa diri melalui rangkaian kompetisi yang menguji keterampilan dan kreativitas,” ujar panitia.
Melalui E-Sports Kapolri Cup 2026, penyelenggara berharap talenta muda di berbagai daerah memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga elektronik.
Kompetisi ini juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif serta memperkuat industri digital nasional.
Di sisi lain, penyelenggara memberikan perhatian khusus terhadap persoalan keamanan siber.
Para peserta yang terlibat sebagai Duta Kamtibmas Siber diharapkan dapat ikut menyampaikan pentingnya keamanan, etika, dan tanggung jawab ketika masyarakat menggunakan ruang digital.
Dengan menggabungkan kompetisi e-sports, pengembangan talenta digital, ekonomi kreatif, dan edukasi keamanan siber, Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mempertemukan olahraga elektronik dengan agenda penguatan sumber daya manusia digital.
Pembukaan oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menandai dimulainya babak Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar selama dua hari di Indonesia Arena, GBK, Jakarta.
(mam/cho)

