Depok. Ifakta.co – Polisi berhasil mengungkap motif asmara cinta segitiga di balik penyerangan pemuda berinisial RAN (19) di Beji, Depok. Pelaku berinisial M (16) nekat melukai leher korban karena terbakar cemburu setelah tahu sang kekasih menjalin hubungan dengan korban.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan menjelaskan rasa sakit hati mendalam memicu aksi keji remaja tersebut. Pelaku sebelumnya pernah berpacaran selama satu tahun dengan kekasih korban sebelum hubungan mereka kandas. Emosi pelaku langsung memuncak ketika mantan kekasihnya mengaku sudah memiliki pacar baru.
Aksi nekat itu terjadi saat pelaku mengintip dari sela pintu rolling door warung. Pelaku gelap mata melihat korban sedang bermesraan dengan kekasihnya. Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung menyerang leher korban menggunakan pisau cutter yang sudah dia siapkan sejak awal.
Iklan
Polisi menangkap pelaku di Jalan Margonda Raya, Depok, pada Kamis (6/8/2026). Petugas terpaksa menembak pelaku karena mencoba melawan saat proses penangkapan. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal 7 tahun sesuai Pasal 467 KUHP.
Kronologi Kejadian Penyerangan di Beji
Aksi penyerangan tersebut berlangsung pada Selasa (4/8/2026) pukul 00.30 WIB. Korban awalnya hendak beristirahat di dalam warung setelah menghabiskan waktu bersama kekasihnya.
Tiba-tiba seseorang menggedor keras pintu rolling door warung dari luar. Korban yang tidak curiga langsung berjalan mendekat dan membuka pintu tersebut.
Pelaku langsung menyayat leher korban memakai pisau cutter tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Pelaku melarikan diri dari tempat kejadian perkara tak lama setelah melukai korban.
Korban yang bersimbah darah langsung berteriak meminta pertolongan kepada rekan kerjanya di dalam mess warung. Serangan mendadak tersebut mengakibatkan korban menderita luka terbuka parah di bagian leher.
(fa/fza)
