Jakarta, Ifakta.co – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat sinergi dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa pada Jumat (7/8/2026). Kolaborasi strategis ini berfokus pada penguatan Program Desa Kreatif, pemetaan potensi lokal, dan pembangunan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di seluruh daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pembangunan desa menjadi fokus prioritas pemerintah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Pihaknya terus mengintegrasikan berbagai program lintas kementerian agar mampu memberikan dampak nyata dan optimal bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Kemenekraf merancang Program Pengembangan Desa Kreatif secara bertahap, mulai dari kategori rintisan, produktif, berdaya, hingga mandiri. Pendampingan menyeluruh mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi kekayaan intelektual, perluasan akses pembiayaan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Iklan

Sementara itu, ABPEDNAS menyiagakan jaringan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tersebar di 37 provinsi dan puluhan ribu desa untuk menyukseskan program tersebut. Jaringan luas ini akan membantu pemerintah mengidentifikasi dan mengkurasi berbagai potensi ekonomi lokal secara akurat dan tepat sasaran.

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak optimistis mampu melahirkan lebih banyak desa mandiri yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Langkah bersama ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga melestarikan kearifan lokal sekaligus.memperkuat perekonomian nasional dari tingkat desa.

(fa/fza)

Iklan