JAKARTA, ifakta.co – Yoga memadukan gerakan tubuh, teknik pernapasan, dan relaksasi. Aktivitas ini tidak hanya membantu tubuh bergerak lebih lentur. Lebih dari itu, yoga juga dapat membantu seseorang mengelola stres dan menjaga kesehatan mental.
Selain itu, yoga dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia dengan menyesuaikan gerakan dan intensitas latihan. Karena itu, pemula tidak perlu langsung melakukan pose yang sulit. Latihan sederhana pun dapat menjadi awal yang baik.
Yoga juga memiliki beberapa jenis. Hatha yoga, misalnya, menekankan gerakan dasar dan pengaturan napas. Sementara itu, power yoga memiliki intensitas yang lebih tinggi. Pilihan tersebut memungkinkan seseorang menyesuaikan latihan dengan kemampuan tubuh.
Iklan
Manfaat Yoga untuk Kesehatan
1. Membantu menjaga kualitas tidur
Yoga dapat membantu tubuh dan pikiran memasuki kondisi yang lebih rileks. Karena itu, latihan dengan gerakan lembut dan teknik pernapasan dapat mendukung kualitas tidur.
Latihan yoga secara rutin juga dapat membantu seseorang mengurangi ketegangan sebelum tidur.
2. Meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan
Gerakan yoga melibatkan peregangan serta penguatan otot. Latihan rutin kemudian dapat membantu tubuh bergerak lebih leluasa.
Selain itu, pose tertentu melatih keseimbangan. Manfaat tersebut menjadi penting, terutama bagi orang lanjut usia yang mengalami penurunan kelenturan tubuh.
3. Membantu mengurangi stres
Yoga dapat membantu tubuh memasuki kondisi lebih rileks. Latihan pernapasan dan meditasi juga membantu seseorang mengarahkan perhatian pada kondisi saat ini.
Dengan demikian, yoga dapat menjadi salah satu cara untuk mengelola stres sehari-hari. Namun, yoga tidak menggantikan penanganan profesional untuk gangguan mental.
4. Mendukung kesehatan jantung
Aktivitas fisik secara rutin dapat mendukung kesehatan jantung. Yoga juga dapat menjadi bagian dari aktivitas tersebut, terutama melalui latihan gerak dan pernapasan.
Beberapa penelitian menunjukkan yoga berpotensi membantu mengontrol tekanan darah serta sejumlah faktor risiko penyakit jantung. Meski begitu, seseorang tetap perlu menjaga pola makan dan mengikuti anjuran dokter.
5. Membantu meredakan nyeri punggung
Peregangan dan penguatan otot dalam yoga dapat membantu meningkatkan kemampuan tubuh bergerak. Karena itu, beberapa orang menggunakan yoga sebagai bagian dari pengelolaan nyeri punggung.
Namun, orang dengan nyeri berat perlu memilih gerakan secara hati-hati. Konsultasi dengan tenaga kesehatan juga penting sebelum memulai latihan.
6. Mendukung kesehatan pernapasan
Teknik pranayama mengajarkan seseorang mengatur ritme dan kedalaman napas. Latihan tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap pola pernapasan.
Selain itu, pernapasan yang lebih teratur dapat membuat tubuh terasa lebih rileks. Namun, yoga tidak menggantikan obat atau terapi bagi penderita penyakit pernapasan.
7. Membantu menjaga kebugaran tubuh
Yoga melibatkan berbagai kelompok otot. Karena itu, latihan rutin dapat membantu mempertahankan kekuatan, mobilitas, dan kebugaran tubuh.
Beberapa jenis yoga juga memiliki intensitas cukup tinggi. Dengan demikian, seseorang dapat memilih jenis latihan sesuai tujuan dan kemampuan fisiknya.
8. Membantu mengelola berat badan
Yoga dapat mendukung pengelolaan berat badan melalui aktivitas fisik. Jenis yoga dengan intensitas lebih tinggi juga dapat membakar energi.
Meski begitu, yoga bukan satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan. Pola makan seimbang, aktivitas fisik lain, dan tidur cukup tetap memegang peranan penting.
9. Membantu meningkatkan fokus
Yoga menggabungkan gerakan, pernapasan, dan perhatian pada tubuh. Kombinasi tersebut dapat melatih seseorang untuk lebih fokus selama latihan.
Selain itu, aktivitas yang melibatkan mindfulness dapat membantu seseorang mengelola pikiran yang mudah teralihkan. Efeknya dapat berbeda pada setiap orang.
10. Mendukung kesehatan tulang dan sendi
Gerakan penguatan dapat membantu mempertahankan fungsi otot yang menopang persendian. Sementara itu, latihan gerak dapat membantu menjaga mobilitas tubuh.
Karena itu, yoga dapat menjadi salah satu aktivitas pendukung kesehatan tulang dan sendi. Namun, orang dengan osteoporosis atau cedera perlu memilih gerakan yang aman.
11. Membantu meningkatkan kesejahteraan mental
Yoga dapat memberikan ruang bagi seseorang untuk beristirahat sejenak dari rutinitas. Latihan pernapasan dan meditasi juga dapat membantu menciptakan rasa tenang.
Lebih lanjut, beberapa penelitian menemukan hubungan antara latihan yoga dan berkurangnya gejala kecemasan atau depresi. Meski demikian, yoga sebaiknya menjadi pelengkap, bukan pengganti terapi dari tenaga profesional.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Pemula sebaiknya memulai yoga secara bertahap. Gunakan matras yang nyaman dan pakaian yang memungkinkan tubuh bergerak bebas. Selain itu, pilih tempat yang aman dan memiliki ruang cukup.
Kemudian, lakukan latihan sekitar 15–30 menit terlebih dahulu. Anda dapat meningkatkan durasi secara perlahan setelah tubuh mulai terbiasa.
Jangan memaksakan pose yang terasa sakit. Rasa tertarik ringan pada otot masih dapat muncul, tetapi nyeri tajam perlu menjadi tanda untuk berhenti. Fokus pula pada pernapasan agar gerakan tetap terkendali.
Yoga juga dapat menimbulkan cedera jika seseorang melakukan gerakan secara berlebihan. Karena itu, pemula sebaiknya mempelajari teknik dari instruktur yang kompeten.
(naf/lex)



