JAKARTA, ifakta.co – Unit pasukan khusus China yang disebut misterius kerap menggelar latihan intens untuk mempertajam kemampuan dan memperkuat ketahanan negara.
Liputan CCTV memperlihatkan peralatan yang digunakan, termasuk helm berpenunjang kacamata penglihatan malam dan indikator IFF, serta perlengkapan senapan dengan penunjuk laser dan bidikan titik merah infra merah.
Dalam rekaman itu, pasukan khusus menjalankan pendekatan menggunakan kendaraan tanpa lampu dan meluncurkan drone yang dilengkapi kemampuan penglihatan malam.
Iklan
Tim pertama menetralisir penjaga musuh dengan sniper dari jarak jauh sambil memutus pasokan listrik tempat persembunyian teroris sehingga mereka bisa menerobos dan mengamankan sandera.
Setelah menyelamatkan sandera, misi berlanjut pada evakuasi ke lokasi aman, namun drone kemudian mendeteksi pos terdepan teroris yang memaksa tim melancarkan serangan.
Operasi itu menampilkan kombinasi serangan senyap dan serangan udara kecil untuk menyingkirkan ancaman selama evakuasi.
Dalam satu tahapan, pasukan khusus menggunakan panah untuk mendekati dan melenyapkan penjaga di sekitar pos secara diam-diam.
Panah dipilih karena tidak menghasilkan suara atau kilatan tambahan, sehingga cocok untuk operasi malam hari.
Selanjutnya tiga drone mendekati pos dan menjatuhkan bom yang menyelimuti seluruh area, diikuti serangan darat oleh unit pasukan khusus yang melenyapkan semua target.
Rekaman menampilkan urutan serangan terkoordinasi dari pengintaian, penetralan, hingga pembersihan area.
“Program ini menunjukkan bahwa PLA memiliki kemampuan dalam menyusup ke kamp teroris, menetralisir teroris, dan mengamankan personel kunci, dengan keterampilan yang diasah untuk memenuhi kebutuhan operasi di masa depan,” kata Zhang Junshe dalam laporan Global Times, dikutip Sabtu (6/6).
Zhang, ahli urusan militer, mengatakan kegiatan tersebut merupakan latihan rutin dan sangat khas karena kecepatan, kerahasiaan, serta ketepatannya.
Dia juga mencatat bahwa berbagai layanan dan cabang PLA, termasuk Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, memiliki unit pasukan khusus yang secara rutin melakukan pelatihan serupa.
(faz/my)



