JAKARTA,Ifakta.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan sebesar 4% pada perdagangan hari ini. Meskipun sempat dibuka menguat pada pagi hari, IHSG langsung terjun ke zona merah dan bertahan di sana sepanjang hari.
Berdasarkan data RTI pada Rabu (3/6/2026), IHSG merosot hingga 4,11% atau kehilangan 254,36 poin. Angka ini membawa IHSG parkir di level 5.941,06 pada penutupan pasar. Padahal, saat perdagangan dibuka pagi tadi, indeks masih berada di posisi 6.207.
Pergerakan Saham Didominasi Zona Merah
Sepanjang hari ini, IHSG bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi di 6.213,80. Namun, tekanan jual yang besar sempat menyeret indeks ke level terendahnya di 5.841,99.
Iklan
Penurunan tajam ini terjadi karena mayoritas saham mengalami pelemahan. Tercatat sebanyak:
- 692 saham mengalami penurunan harga.
- 69 saham berhasil menguat.
- 54 saham bergerak stagnan atau tidak berubah.
Aktivitas pasar pun terhitung sangat padat. Para investor menorehkan volume perdagangan hingga 40,1 miliar lembar saham. Perputaran dana (turnover) tersebut menghasilkan nilai transaksi raksasa sebesar Rp 25,2 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 2.767.387 kali.
Rekor Terburuk Sejak Tiga Tahun Terakhir
Penurunan hari ini memperparah kinerja indeks sepanjang tahun berjalan. Sejak awal tahun hingga saat ini (year-to-date), IHSG sudah melemah sebesar 31,29%. Sementara itu, jika kita hitung secara tahunan (year-on-year), pelemahan indeks telah mencapai 10,17%. Akibat akumulasi penurunan ini, posisi IHSG sekarang resmi menyentuh level terendahnya dalam 3 tahun terakhir.
(fa/fza)

