NGANJUK, ifakta.co – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat saat menghadiri peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Momen tersebut terjadi ketika Presiden menyapa para tamu undangan dalam sambutannya.
Dalam suasana santai, Prabowo menyinggung peran ganda Jumhur sebagai menteri sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Ia juga menyelipkan guyonan yang langsung mengundang perhatian hadirin.
“Menteri Lingkungan Hidup yang sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Kok nggak pakai kaos buruh?” ujar Prabowo.
Iklan
Tak berhenti di situ, Prabowo juga menyinggung perjalanan hidup Jumhur yang pernah beberapa kali menghadapi proses hukum hingga harus mendekam di penjara, sebelum akhirnya kini menjabat sebagai menteri di kabinet.
“Kapan terakhir dipenjara? Bolak-balik masuk penjara sekarang jadi menteri,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Candaan tersebut mencairkan suasana acara yang dihadiri berbagai kalangan, termasuk tokoh buruh dan pejabat daerah. Sejumlah tamu tampak merespons dengan tawa.
Selain melontarkan gurauan, Prabowo juga menyampaikan pandangannya mengenai masa depan politik Jumhur. Ia menilai peluang tersebut terbuka lebar, meski disampaikan dalam nada ringan.
“Kita nggak tahu suatu saat dia di atas podium, kita nggak tahu,” kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan itu sekaligus menutup momen interaksi Presiden dengan para tamu undangan dalam acara peresmian yang menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan buruh melalui sosok Marsinah.
Acara peresmian Museum Marsinah di Nganjuk menjadi momentum penting dalam mengenang perjuangan buruh Indonesia. Kehadiran Prabowo sekaligus menegaskan perhatian pemerintah terhadap sejarah dan aspirasi pekerja di Tanah Air.
Selain dihadiri pejabat negara, kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan buruh yang menjadikan Marsinah sebagai simbol perjuangan hak pekerja.
(may/may)



