JAKARTA, ifakta.co – Tahun ini, sebagian masyarakat di Aceh dan Sumatera Utara menjalani Ramadan di tengah upaya memulihkan kondisi setelah bencana yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah.

Dampak bencana tersebut masih dirasakan oleh sebagian warga yang hingga kini berusaha menata kembali kehidupan mereka.

Kerusakan rumah, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, serta kebutuhan sehari-hari yang harus tetap dipenuhi membuat banyak keluarga menjalani Ramadan dengan kesederhanaan. Meski demikian, masyarakat tetap menjalani ibadah puasa dengan penuh keteguhan dan saling menguatkan.

Iklan

Di berbagai desa, aktivitas warga mulai kembali berjalan secara perlahan. Semangat gotong royong pun terlihat ketika masyarakat saling membantu dan berbagi cerita untuk melewati masa pemulihan bersama.

Melihat kondisi tersebut, Universitas Indonesia (UI) melalui program UI Peduli Ramadan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk kepedulian.

Program yang dilaksanakan pada Senin (9/3) itu tidak hanya memberikan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga membawa pesan solidaritas bagi masyarakat yang masih menghadapi masa sulit.

Dalam kegiatan tersebut, UI menyalurkan sebanyak 230 paket sembako kepada warga di Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama bulan Ramadan.

Salah satu warga penerima bantuan, Jondri Simanungkalit dari Desa Kebun Pisang Dusun 2, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Ia mewakili masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada Universitas Indonesia atas bantuan yang disalurkan.

“Terima kasih kepada UI atas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Semoga bantuan ini menjadi berkah bagi kami yang menerima, dan juga bagi UI yang telah berbagi di bulan Ramadan ini,” ujarnya, dikutip dari rilis UI (10/3).

Bagi masyarakat penerima, paket sembako tersebut bukan hanya sekadar bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga simbol kepedulian dari pihak yang ingin berbagi di tengah situasi yang masih penuh tantangan.

Melalui program UI Peduli Ramadan, Universitas Indonesia berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi wujud komitmen perguruan tinggi untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, terutama pada saat-saat yang membutuhkan dukungan.

Ramadan pun kembali menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai keterbatasan, selalu ada ruang bagi manusia untuk saling menguatkan dan berbagi harapan.

(naf/kho)