JAKARTA, Ifakta.co – Kedudukan Surat Yasin dalam Al-Qur’an, Surat Yasin adalah surat ke-36 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 83 ayat, dan termasuk golongan Makkiyah. Dalam tradisi umat Islam, Yasin sering disebut sebagai “jantung Al-Qur’an” karena kandungannya yang menyentuh inti ajaran tauhid, kenabian, dan hari kebangkitan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya لكل شيء قلبًا، وقلب القرآن يس، من قرأ يس كتب الله له بقراءتها قراءة القرآن عشر مرات.”

Iklan

“Sesungguhnya لكل sesuatu ada jantungnya, dan jantung Al-Qur’an adalah Yasin. Siapa yang membacanya, Allah mencatat baginya pahala seperti membaca Al-Qur’an sepuluh kali.”

(HR. At-Tirmidzi – hadis ini dinilai dhaif oleh sebagian ulama, namun diamalkan dalam فضائل الأعمال)

Walaupun sebagian riwayat tentang keutamaan Yasin berderajat lemah, para ulama membolehkan mengamalkannya dalam konteks fadhail al-a’mal (keutamaan amal) selama tidak bertentangan dengan syariat.

Yasin sebagai Pengobat Hati

Hati manusia sering diliputi:

  • Kegelisahan
  • Kesedihan
  • Rasa takut
  • Kerasnya hati
  • Lalai dari mengingat Allah

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“ألا بذكر الله تطمئن القلوب”

“Ingatlah, dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

(QS. Ar-Ra’d: 28)

Surat Yasin mengandung:

  • Peneguhan tauhid
  • Peringatan akan akhirat
  • Kisah keteguhan iman
  • Bukti kekuasaan Allah di alam semesta

Membacanya dengan tadabbur dapat:

  • Melembutkan hati
  • Menguatkan iman
  • Mengingatkan akan kematian dan kebangkitan
  • Menumbuhkan rasa tawakal

Faedah Membaca Surat Yasin

Beberapa hadis dan atsar yang populer di kalangan umat Islam:

  1. Diampuni dosa
    “Barangsiapa membaca Yasin pada malam hari karena mengharap ridha Allah, maka diampuni dosanya.”
    (HR. Ibnu Hibban – dinilai dhaif oleh sebagian ulama)
  2. Dimudahkan urusan dan sakaratul maut
    “Bacakanlah Yasin kepada orang-orang yang akan meninggal di antara kalian.”
    (HR. Abu Dawud)
  3. Mendapat pahala besar
    Dalam riwayat-riwayat fadhail, disebutkan pahala yang besar bagi pembacanya.

Namun penting dipahami:

Keberkahan datang dari Al-Qur’an secara keseluruhan, bukan hanya satu surat.
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an:

Tidak ada hadis sahih yang menyatakan Yasin secara khusus menyembuhkan penyakit fisik secara mutlak.

“شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن”

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”

(QS. Al-Baqarah: 185)

Di bulan ini:

  • Pahala dilipatgandakan
  • Hati lebih mudah tersentuh
  • Malam penuh keberkahan (Lailatul Qadar)

Membaca Yasin di Ramadhan menjadi lebih bermakna karena:

  • Menghidupkan malam dengan Al-Qur’an
  • Menguatkan spiritualitas
  • Membersihkan hati sebelum Idul Fitri

Cara Pengamalan Surat Yasin

Berikut beberapa cara mengamalkan Yasin secara benar dan seimbang:

🩷 Dibaca dengan Tadabbur

  • Pahami maknanya
  • Renungi ayat tentang kematian dan kebangkitan
  • Rasakan dialog keimanan di dalamnya

🩷 Dibaca pada Malam Hari

Banyak umat Islam membaca Yasin:

  • Malam Jumat
  • Setelah Maghrib
  • Sebelum tidur
  • Saat i’tikaf di Ramadhan

🩷 Diniatkan sebagai Ibadah, bukan Ritual Wajib

  • Tidak meyakini kewajiban khusus
  • Tidak meyakini janji-janji yang tidak sahih
  • Tetap menjadikan seluruh Al-Qur’an sebagai bacaan utama

🩷 Dibaca untuk Orang Sakit atau Menjelang Wafat

Berdasarkan hadis:

“Bacakanlah Yasin kepada orang-orang yang akan meninggal di antara kalian.”

(HR. Abu Dawud)

Tujuannya:

  • Menenangkan
  • Mengingatkan akan rahmat Allah
  • Menguatkan tauhid di akhir hayat

Hikmah Spiritual Surat Yasin

Surat Yasin mengajarkan:

  • Keteguhan iman walau ditolak (kisah Ashabul Qaryah)
  • Kepastian hari kebangkitan
  • Kekuasaan Allah menciptakan kehidupan dan kematian
  • Rahmat Allah lebih luas dari dosa manusia

Bagi hati yang gelisah, Yasin menjadi:

  • Pengingat akhirat
  • Penawar kelalaian
  • Penguat harapan kepada Allah

Surat Yasin bukanlah “jimat” atau bacaan magis, tetapi bagian dari Al-Qur’an yang penuh hidayah. Di bulan Ramadhan, membaca dan mentadabburinya menjadi sarana:

  • Membersihkan hati
  • Menguatkan iman
  • Mendekatkan diri kepada Allah
  • Mengharap ampunan dan rahmat-Nya

Semoga Allah menjadikan Al-Qur’an, khususnya Surat Yasin, sebagai cahaya di hati kita, penyejuk jiwa, dan pemberat timbangan amal di akhirat. Aamiin

(Fza/Fza)