BANYUMAS, ifakta.co – Status layanan kesejahteraan sosial bagi Amanda Embun Widianti, siswi penyandang disabilitas asal Banjarnegara, mendapat perhatian publik. Menanggapi informasi yang beredar, Sentra Satria Baturraden memberikan penjelasan mengenai bantuan yang pernah Amanda terima.

Kepala Sentra Satria Baturraden, Darmanto, mengatakan Amanda sudah memperoleh intervensi bantuan sosial dari Sentra Satria pada 2026. Tim menyalurkan bantuan tersebut pada 29 April 2026 setelah melalui asesmen dan menerima usulan dari SLBN Mandiraja.

Selain itu, Sentra Satria turut mempertimbangkan ketentuan penerima bantuan yang mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, penyaluran bantuan tidak hanya mempertimbangkan kondisi penerima, tetapi juga hasil pemutakhiran data sosial ekonomi.

Iklan

“Bantuan yang telah diterima berupa satu paket alat bantu dengar, perlengkapan sekolah, pemenuhan kebutuhan dasar pangan, serta nutrisi tambahan,” kata Darmanto, dikutip dari Suara Merdeka (9/9).

Menurut Darmanto, layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) memiliki karakter khusus. Program tersebut hadir sebagai bentuk intervensi sesuai kebutuhan penerima. Namun, layanan ATENSI tidak otomatis berjalan secara rutin atau berkelanjutan.

Dengan demikian, penerima tidak selalu memperoleh bantuan yang sama pada setiap periode. Sentra Satria mempertimbangkan kebutuhan penerima sekaligus ketersediaan anggaran dalam wilayah kerja lembaga tersebut.

Selain itu, DTSEN menjadi salah satu acuan penting dalam menentukan penerima bantuan sosial. Pemerintah melakukan pemutakhiran data secara berkala. Sistem tersebut juga menggunakan klasifikasi desil untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan rumah tangga.

Hasil verifikasi data terbaru kemudian menunjukkan posisi Amanda pada desil 8. Angka tersebut menunjukkan tingkat kesejahteraan rumah tangga yang secara sistem berada di atas kelompok prioritas penerima bantuan sosial reguler.

“Karena itu, secara sistem yang bersangkutan saat ini tidak termasuk kategori penerima bantuan sosial reguler,” jelas Darmanto.

Sentra Satria Tetap Dampingi Keluarga Amanda

Meski status dalam sistem berubah, Sentra Satria Baturraden tidak serta-merta menghentikan pendampingan terhadap keluarga Amanda. Justru, lembaga tersebut bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjarnegara masih mencari langkah agar keluarga memperoleh layanan sesuai kondisi sebenarnya.

Salah satu langkah tersebut berupa pengajuan proses penurunan desil. Sentra Satria bersama pemerintah daerah akan mengupayakan perubahan data apabila kondisi sosial ekonomi keluarga Amanda memang tidak sesuai dengan posisi desil yang tercatat dalam sistem.

Proses tersebut penting karena data sosial ekonomi dapat memengaruhi akses masyarakat terhadap sejumlah program bantuan. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memastikan data dalam sistem tetap mencerminkan kondisi masyarakat di lapangan.

Darmanto menjelaskan bahwa mekanisme bantuan tetap mengutamakan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Pemerintah juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mengajukan perbaikan data ketika muncul perbedaan antara kondisi nyata dan data dalam sistem.

“Kami terus membuka ruang untuk usulan perbaikan data melalui pemerintah daerah apabila ditemukan ketidaksesuaian kondisi di lapangan,” ujarnya.

Karena itu, perubahan status penerima bantuan tidak serta-merta berarti Sentra Satria mengabaikan kebutuhan keluarga Amanda. Lembaga tersebut masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi berdasarkan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Sentra Satria Baturraden kemudian menyampaikan klarifikasi ini sebagai bentuk keterbukaan informasi. Penjelasan tersebut sekaligus bertujuan meluruskan informasi mengenai layanan kesejahteraan sosial bagi Amanda sebagai penyandang disabilitas.

Dengan proses pendampingan yang masih berjalan, pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan data apabila hasil verifikasi menunjukkan kondisi yang berbeda. Langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan sosial menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

(naf/lex)

Iklan