SEMARANG, ifakta.co – Identitas kerangka manusia yang ditemukan di area jurang sekitar Jalan Tol wilayah Jangli, Kota Semarang, mulai menemui titik terang.
Polisi menduga kerangka tersebut merupakan Mozza Axillia Gunarsa, perempuan berusia 18 tahun asal Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, yang dilaporkan hilang selama lebih dari satu tahun.
Polres Semarang kini melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan identitas kerangka tersebut. Polisi juga memeriksa kondisi kerangka serta melakukan pencocokan DNA dengan anggota keluarga korban.
Iklan
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Polisi ingin memastikan identitas korban berdasarkan pemeriksaan ilmiah sekaligus memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi.
“Kami terus bekerja untuk melengkapi seluruh fakta dan alat bukti. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan DNA dengan pihak keluarga untuk memastikan dan memberikan kepastian dalam penanganan perkara ini,” kata Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana, Jumat, 5 September 2026 malam.
Bodia menjelaskan, Mozza merupakan warga Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Pihak keluarga sebelumnya melaporkan perempuan tersebut ke Polres Semarang setelah mengetahui korban meninggalkan rumah dan tidak kunjung kembali.
Polisi menerima laporan kehilangan tersebut pada 28 Juni 2025. Setelah menerima laporan, Polres Semarang langsung melakukan pencarian dan penyelidikan untuk menemukan keberadaan Mozza.
Petugas kemudian mengumpulkan berbagai informasi serta menelusuri sejumlah petunjuk yang berkaitan dengan keberadaan korban.
“Berbagai informasi dan petunjuk dikumpulkan oleh petugas untuk mengetahui keberadaan korban,” terang Bodia.
Dalam proses pencarian tersebut, polisi menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban. Salah satunya berupa telepon seluler dan identitas milik korban yang ditemukan di wilayah Semarang Utara, Kota Semarang.
Temuan itu menjadi bagian dari rangkaian informasi yang kemudian ditelusuri penyidik untuk mengungkap keberadaan Mozza.
Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, pihaknya menjalankan penyelidikan secara marathon.
Polisi menelusuri berbagai keterangan yang diperoleh dari keluarga korban.
Penyidik juga menggali informasi dari kerabat dan pihak lain yang diduga mengetahui keberadaan Mozza sebelum dinyatakan hilang.
“Termasuk kerabat serta sejumlah pihak lain yang diduga mengetahui keberadaan korban,” tandas AKBP Heru.
Di sisi lain, penemuan kerangka manusia di kawasan Jangli terjadi pada Jumat, 4 September 2026 siang. Warga di sekitar Jembatan Candi Golf Boulevard, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dikejutkan dengan temuan tersebut.
Kerangka itu ditemukan di area tebing atau jurang yang berada di sekitar jalan tol. Kondisi lokasi yang berada di area tebing membuat proses evakuasi membutuhkan penanganan khusus.
Petugas kemudian turun ke area tebing untuk mengevakuasi kerangka tersebut. Proses evakuasi melibatkan sejumlah petugas dengan menggunakan berbagai peralatan.
Polisi kini masih melanjutkan pemeriksaan untuk memastikan apakah kerangka yang ditemukan tersebut benar-benar merupakan Mozza Axillia Gunarsa. Hasil pemeriksaan DNA dengan pihak keluarga nantinya menjadi salah satu dasar penting untuk memastikan identitas korban secara ilmiah.
(can/cin)



