BAYUMAS, ifakta.co – Kebakaran yang melanda kawasan hutan jati milik Perum Perhutani di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Rabu (14/10), menewaskan seorang warga lanjut usia. Korban bernama Nuryono, 72 tahun, yang saat itu sedang berladang di sekitar lokasi kebakaran.

Petugas menemukan jasad Nuryono setelah menyelesaikan pemadaman api di bagian bawah kawasan hutan. Sebelumnya, kobaran api meluas hingga menyulitkan warga untuk melakukan pemadaman secara mandiri.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari Pemerintah Desa Kalisalak pada pukul 13.10 WIB.

Iklan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 1 Pos Pemadam Kebakaran Kemranjen langsung bersiap menuju lokasi. Petugas berangkat pada pukul 13.13 WIB dan tiba sekitar pukul 13.39 WIB.

“Petugas berangkat menuju lokasi pukul 13.13 WIB dan tiba sekitar pukul 13.39 WIB,” kata Andaru kepada wartawan, Rabu malam.

Menurut informasi awal yang diterima petugas, seorang warga bernama Suyoto pertama kali melihat kobaran api di tepi jalan ladang milik Nuryono. Saat menyadari kebakaran tersebut, Suyoto mendapati api sudah membesar.

Kondisi itu membuat Suyoto tidak mampu memadamkan api seorang diri. Karena itu, ia meminta bantuan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Ia juga menghubungi pemerintah desa agar petugas pemadam kebakaran segera menerima laporan.

Petugas Damkar Banyumas kemudian melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku di lokasi, petugas berhasil mengendalikan api hingga padam sekitar pukul 14.20 WIB.

Andaru menyebut kelalaian manusia sebagai salah satu dugaan awal penyebab kebakaran. Namun, petugas masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan pemicu api. Sementara itu, pihak terkait juga belum menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Mengenai kematian Nuryono, Andaru menduga asap kebakaran membuat korban kesulitan bernapas. Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban kemungkinan karena terjebak asap sehingga susah bernapas,” ujarnya.

Jasad Korban Ditemukan Setelah Pemadaman

Kapolsek Kebasen AKP Agus Rokhim menjelaskan bahwa petugas menemukan jasad Nuryono setelah mereka menyelesaikan pemadaman api di bagian bawah kawasan yang terbakar.

Setelah api padam, petugas Perhutani melanjutkan pemeriksaan ke bagian atas lokasi. Dalam pengecekan tersebut, mereka menemukan Nuryono sudah meninggal dunia.

“Awalnya kami fokus memadamkan api di bagian bawah. Setelah selesai, petugas Perhutani mengecek ke bagian atas dan ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Agus.

Agus menambahkan bahwa penemuan jasad korban berlangsung lebih dari satu jam setelah proses pemadaman selesai. Namun, keterangan tersebut masih memerlukan pencocokan dengan catatan waktu kejadian untuk memastikan urutan peristiwa secara lengkap.

Sebelum kebakaran terjadi, Nuryono diketahui sedang berladang di sekitar kawasan hutan jati tersebut. Keberadaan korban di area itu menjadi salah satu bagian penting dalam penelusuran kronologi kejadian.

(naf/sib)

Iklan