JAKARTA, ifakta.co – Honda Motor Co. tengah mengembangkan teknologi pengisian daya kendaraan listrik secara nirkabel saat kendaraan tetap bergerak di jalan.

Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan mengisi energi tanpa harus berhenti di stasiun pengisian. Honda merancang sistem ini agar dapat digunakan pada berbagai jenis kendaraan, termasuk truk berukuran besar.

Pengujian teknologi pengisian daya EV Honda itu direncanakan berlangsung di jalan tol Jepang pada tahun fiskal yang dimulai April 2027.

Iklan

Honda mengembangkan sistem tersebut melalui proyek riset bersama perusahaan konstruksi Taisei dan kontraktor pembangunan jalan Taisei Rotec. Informasi itu dikutip dari situs resmi Honda, Selasa (6/10).

Dalam proyek tersebut, divisi riset Honda bersama kedua perusahaan mengembangkan sistem yang menempatkan perangkat pemancar listrik di dalam struktur jalan.

Perangkat tersebut kemudian mengirimkan energi secara nirkabel kepada kendaraan yang melintas di atasnya. Dengan sistem ini, kendaraan dapat menerima tambahan daya ketika sedang bergerak.

Teknologi charging nirkabel kendaraan listrik tersebut berpotensi mengurangi kebutuhan kendaraan untuk berhenti secara berkala guna mengisi baterai. Pengurangan waktu berhenti menjadi salah satu manfaat yang ingin diuji Honda melalui proyek tersebut.

Meski demikian, Honda belum mengungkap perbandingan biaya teknologi tersebut dengan jaringan fast charging konvensional.

Para insinyur Honda masih membutuhkan kajian lebih lanjut untuk menilai efisiensi serta kelayakan ekonomi dari sistem pengisian daya saat kendaraan melaju.

Pada tahap awal, Honda mengarahkan pengembangan teknologi ini untuk sektor logistik dan transportasi. Perusahaan melihat kedua sektor tersebut memiliki peluang besar untuk memanfaatkan sistem pengisian daya dinamis.

Kendaraan logistik dan transportasi dapat memperoleh energi ketika tetap menjalankan aktivitas operasional. Dengan demikian, kendaraan tidak harus terlalu sering berhenti hanya untuk mengisi ulang baterai.

Jika hasil pengujian memenuhi target, teknologi pengisian daya EV Honda ini berpotensi menjadi salah satu solusi untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, terutama pada kendaraan yang memiliki intensitas perjalanan tinggi.

(sib/lex)

Iklan