JAKARTA, ifakta.co – Apakah cinta saja cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga? Pertanyaan tersebut menjadi persoalan utama dalam film Rumah untuk Alie yang menghadirkan konflik pernikahan, tekanan ekonomi, serta persoalan keluarga.

Film ini mengikuti kehidupan Intan yang diperankan Raihaanun setelah menikah dengan Damar, karakter yang dimainkan Omar Daniel. Setelah pernikahan, Intan harus tinggal bersama keluarga Damar dalam kondisi ekonomi yang sedang sulit.

Situasi tersebut membuat kehidupan rumah tangga Intan dan Damar tidak berjalan seperti yang mereka bayangkan. Tekanan kebutuhan keluarga semakin kuat dan perlahan memengaruhi hubungan pasangan tersebut.

Iklan

Sebagai anak tertua, Damar memiliki tanggung jawab besar terhadap keluarganya. Ia menjadi tumpuan bagi ibu dan adik-adiknya. Karena itu, Damar harus membagi perhatian antara keluarga asalnya dan rumah tangga yang baru dibangun bersama Intan.

Di sisi lain, Intan mulai merasa tidak mendapatkan posisi sebagai seorang menantu di rumah tersebut. Ia justru merasa lebih banyak diperlakukan seperti pembantu.

Kondisi itu membuat Intan semakin tertekan. Harapan untuk mendapatkan keluarga baru setelah menikah perlahan berubah menjadi sumber masalah dalam kehidupannya.

Tuntutan dari keluarga Damar juga mulai mengganggu rencana kehidupan rumah tangga mereka. Mimpi yang sebelumnya ingin diwujudkan bersama akhirnya harus ditunda karena kebutuhan keluarga besar Damar.

Konflik tersebut semakin tajam ketika Damar dihadapkan pada pilihan sulit. Ia harus menentukan prioritas antara memenuhi kebutuhan ibu dan adik-adiknya atau memperjuangkan kehidupan bersama Intan.

Bagi Intan, persoalan tersebut bukan lagi sekadar masalah ekonomi. Ia mulai mempertanyakan arah rumah tangganya dan posisi dirinya dalam keluarga yang selama ini ia harapkan menjadi rumah baru.

Ketegangan akhirnya membawa Intan dan Damar ke titik paling sulit dalam pernikahan mereka. Intan kemudian meminta Damar menentukan pilihan tentang keluarga mana yang menjadi tempatnya untuk pulang.

Film Rumah untuk Alie mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan rumah tangga, terutama ketika pasangan harus berhadapan dengan tuntutan keluarga besar setelah menikah.

Film ini disutradarai Anggy Umbara. Skenario Rumah untuk Alie ditulis Ardianto Agung, Dewi Fita, dan Anggy Umbara.

Produksi film tersebut melibatkan Umbara Brothers Film dan VMS Studio. Sementara itu, produsernya adalah Shalu T.M, Indah Destriana, dan Anggy Umbara.

Raihaanun dan Omar Daniel menjadi pemeran utama sebagai Intan dan Damar. Film ini juga menghadirkan Meriam Bellina, Sitha Marino, Jeremie Moeremans, serta Fairuz A Rafiq.

Melalui kisah Intan dan Damar, Rumah untuk Alie membawa penonton pada persoalan tentang batas tanggung jawab kepada keluarga besar dan komitmen terhadap keluarga yang dibangun setelah pernikahan.

(faz/fza)

Iklan