JAKARTA, Ifakta.co – Kabar baik bagi dunia pendidikan di Sumatra Utara. Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahap II di Kota Medan telah rampung total (100%) pada awal Juli 2026. Fasilitas modern yang digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini siap difungsionalkan tepat waktu untuk menyambut Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui infrastruktur pendidikan yang layak dan modern. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas pemerataan akses pendidikan di Indonesia.


Wajah baru masa depan pendidikan Medan! Sekolah Rakyat Terintegrasi Medan sudah rampung 100% dan siap menyambut para siswa di Tahun Ajaran Baru 2026/2027. (Fotot : Biro Komunikasi Publik Kementerian PU)

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah wujud konkret kehadiran negara untuk melahirkan generasi unggul. Kami di Kementerian PU memastikan fasilitas ini dibangun dengan cepat, tepat, dan berkualitas tinggi agar bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Iklan

Berdiri di atas lahan seluas 6,01 hektare milik Pemko Medan di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, megaproyek ini melibatkan sekitar 900 tenaga kerja lokal.

Dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu, sekolah ini memiliki kapasitas tampung mencapai 1.080 siswa, dengan rincian:

  • SD: 540 siswa
  • SMP: 270 siswa
  • SMA: 270 siswa

Demi menciptakan proses belajar-mengajar yang efektif dan nyaman, setiap ruang kelas dibatasi hanya untuk 30 siswa. Tidak hanya ruang kelas, kompleks ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang sangat komprehensif:

Fasilitas Akademik & HunianFasilitas Olahraga & PendukungKeamanan & Sanitasi
Gedung Sekolah (SD, SMP, SMA)Lapangan Mini Soccer & BasketSistem Keamanan CCTV
Asrama Siswa & Rusun GuruGedung Serbaguna & MasjidInstalasi Air Bersih
Ruang Laboratorium ModernArea Kantin, Dapur, & Guest HousePengolahan Limbah Terpadu

Infrastruktur megah ini dibangun oleh PT Nindya Karya (Persero) yang berkolaborasi dengan PT FYP melalui skema KSO. Memakan waktu 200 hari kerja dan didukung masa pemeliharaan selama 150 hari, proyek ini didanai oleh APBN 2025–2026 dengan total anggaran sebesar Rp258 miliar.

Dengan selesainya proyek ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi Medan siap menjadi proyek percontohan (role model) sekolah terpadu yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga kondusif dalam membentuk karakter dan kompetensi anak bangsa.

(fa/fza)

Iklan