JAKARTA, ifakta.co – Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei resmi dimulai pada Sabtu (4/7) dan langsung menyedot perhatian dunia. Jutaan pelayat memadati ibu kota Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.

Pemerintah Iran menggelar rangkaian pemakaman selama beberapa hari. Berbeda dengan prosesi kenegaraan pada umumnya, pemakaman Ayatollah Ali Khamenei tidak dipusatkan di satu lokasi, melainkan berlangsung secara bertahap di Teheran, Qom, dan Mashhad.

Prosesi pertama dilaksanakan di Masjid Raya Mosallah Tehran. Sejak gerbang kompleks dibuka, arus masyarakat terus berdatangan hingga memenuhi area masjid dan jalan-jalan di sekitarnya.

Iklan

Berdasarkan laporan Al Jazeera, jutaan warga hadir untuk mengikuti prosesi penghormatan terakhir. Selain masyarakat Iran, sejumlah kepala negara, pejabat tinggi, dan delegasi resmi dari berbagai negara juga mulai tiba di Teheran guna menyampaikan belasungkawa.

Ribuan pelayat bahkan telah memenuhi kompleks Masjid Raya Mosallah Tehran sejak pagi, sebelum upacara resmi dimulai. Kepadatan massa membuat aparat memberlakukan pembatasan lalu lintas di berbagai ruas jalan utama ibu kota.

Banyak warga memilih berjalan kaki sejauh beberapa kilometer agar dapat mencapai lokasi prosesi. Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan antrean panjang di sejumlah stasiun metro Teheran akibat tingginya jumlah pelayat.

Pemerintah Iran telah menyusun tahapan prosesi pemakaman di tiga kota. Setiap lokasi memiliki agenda berbeda, mulai dari penyemayaman jenazah, penghormatan terakhir, hingga prosesi pemakaman.

Tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung di Teheran, kemudian berlanjut ke Kota Qom, sebelum ditutup di Mashhad.

Puncak prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan digelar pada 9 Juli 2026 di Mashhad, kota kelahirannya yang berada di wilayah timur laut Iran. Kota tersebut ditetapkan sebagai lokasi peristirahatan terakhir setelah seluruh rangkaian penghormatan di Teheran dan Qom selesai dilaksanakan.

Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei diperkirakan masih akan menyedot perhatian masyarakat internasional dalam beberapa hari ke depan, seiring terus berdatangannya pelayat dan delegasi dari berbagai negara.

(faz/my)

Iklan