JAKARTA, ifakta.co – Tiga kapal perang Rusia, termasuk kapal tunda Andrey Stepanov, tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kedatangan armada tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan maritim antara Indonesia dan Rusia.
Kunjungan ini dijadwalkan akan ditutup dengan kegiatan Passing Exercise (PASSEX) bersama TNI Angkatan Laut (AL), sebagai bentuk latihan bersama di laut guna meningkatkan interoperabilitas kedua negara.
Berdasarkan pantauan di lokasi, armada Rusia yang bersandar terdiri dari korvet kelas Steregushchy RFS Gromky (335) dan kapal selam diesel-elektrik kelas Kilo RFS Petropavlovsk-Kamchatsky (B-274).
Iklan
Korvet RFS Gromky dikenal sebagai kapal perang permukaan yang memiliki kemampuan anti-kapal selam dan anti-permukaan. Kapal ini tercatat telah beberapa kali mengunjungi Indonesia, dengan rute pelayaran mencakup Makassar, Surabaya, hingga Jakarta.
Sementara itu, kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky merupakan salah satu kapal selam konvensional andalan Rusia yang dikenal memiliki tingkat kebisingan rendah (senyap).
Kapal ini dirancang untuk menjalankan misi anti-kapal selam maupun anti-permukaan.
Pengiriman korvet, kapal selam, serta kapal pendukung logistik ke Jakarta menunjukkan bahwa Rusia tidak sekadar melakukan kunjungan persahabatan.
Langkah ini juga mencerminkan kemampuan proyeksi kekuatan laut Moskow yang mampu menjangkau kawasan Asia Tenggara.
Di sisi lain, kehadiran kapal perang Rusia di perairan Jakarta menegaskan posisi Indonesia dalam dinamika geopolitik global.
Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif tanpa berpihak pada blok tertentu.
Sebelumnya, Indonesia juga telah menerima kunjungan armada Angkatan Laut Rusia dari Armada Pasifik pada Mei 2025. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia.
(AMN)



