JAKARTA, ifakta.co – Raksasa teknologi Nvidia mencatat lonjakan permintaan signifikan terhadap produk chip kecerdasan buatan (AI). Perusahaan tersebut dilaporkan telah mengantongi pesanan hingga mencapai US$ 1 triliun atau setara Rp 16.985 triliun untuk dua produk andalannya, Blackwell dan Vera Rubin.
Pesanan tersebut diproyeksikan untuk pengiriman dalam kurun waktu sekitar dua tahun ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap teknologi AI.
CEO Nvidia Jensen Huang mengungkapkan bahwa permintaan datang dari berbagai kalangan, mulai dari perusahaan teknologi besar hingga startup yang tengah berlomba mengembangkan layanan berbasis AI.
Iklan
“Jika mereka bisa mendapatkan kapasitas tambahan, mereka dapat menghasilkan lebih banyak token, sehingga pendapatan mereka ikut meningkat,” ujar Huang, dikutip dari CNBC International, Senin (16/3/2025).
Lonjakan permintaan ini tidak lepas dari kompetisi global di sektor kecerdasan buatan. Perusahaan-perusahaan teknologi berlomba menghadirkan inovasi AI, sehingga kebutuhan terhadap chip GPU Nvidia meningkat drastis.
Dampaknya, saham Nvidia melonjak tajam dan mendorong valuasi perusahaan mencapai sekitar US$ 4,5 triliun atau Rp 76.432 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan dengan nilai tertinggi di dunia.
Kenaikan tersebut turut mendongkrak kekayaan Jensen Huang yang kini diperkirakan mencapai US$ 158,6 miliar atau sekitar Rp 2.700 triliun.
Sementara itu, Nvidia juga bersiap merilis chip generasi terbaru, Vera Rubin, pada akhir tahun ini. Chip ini diklaim memiliki sekitar 1,3 juta komponen dan mampu meningkatkan performa per watt hingga 10 kali lipat dibanding pendahulunya, Grace Blackwell.
Peningkatan efisiensi tersebut dinilai krusial, terutama dalam menekan konsumsi listrik untuk pemrosesan AI di pusat data global yang terus berkembang pesat.
Sebelumnya, Nvidia memproyeksikan pendapatan sebesar US$ 500 juta dari penjualan kedua teknologi chip tersebut pada tahun lalu. Namun, tingginya permintaan saat ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang jauh lebih besar ke depan. (AMN)



