TANGERANG, ifakta.co – Sebagian besar Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang kini telah beroperasi. Dari total 274 koperasi yang terbentuk, sebanyak 250 di antaranya sudah berjalan, sementara 24 lainnya masih menghadapi kendala.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengungkapkan, hambatan utama yang dihadapi koperasi tersebut berkaitan dengan distribusi kebutuhan pokok serta kesiapan pengurus yang belum maksimal.
“Yang belum operasional, kendala terkait pasokan sembako dan pengurus belum optimal,” ujarnya.
Iklan
Ia menyampaikan hal tersebut saat mengikuti peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan itu digelar secara daring dari Gerai Koperasi Desa Merah Putih Ciakar, Kecamatan Panongan, Sabtu (16/5/2026).
Di tingkat Provinsi Banten, jumlah Koperasi Merah Putih yang telah beroperasi mencapai 695 unit. Angka ini menjadi bagian dari total 1.061 koperasi yang diresmikan secara serentak oleh pemerintah pusat.
Gubernur Banten Andra Soni menyebutkan, pembangunan gerai koperasi terus berjalan untuk memperluas jangkauan layanan ekonomi masyarakat.
“155 gerai Koperasi Merah Putih telah selesai dibangun pada tahun 2026,” ungkapnya.
Selain itu, Andra menambahkan, sebanyak 727 gerai koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan. Ia optimistis program ini akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.
Menurutnya, kehadiran Koperasi Merah Putih tidak hanya memperkuat sektor ekonomi lokal, tetapi juga mendorong peningkatan status desa.
“Koperasi Merah Putih juga diharapkan senantiasa terus meningkatkan jumlah desa maju dan desa mandiri di Provinsi Banten,” ujarnya.
(sib/lex)





