SEMARANG, ifakta.co – Daya tampung UNNES 2026 resmi ditetapkan sebanyak 12.470 kursi untuk calon mahasiswa baru.
Universitas Negeri Semarang ini membuka peluang luas melalui tiga jalur seleksi utama, yakni SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri.
Kebijakan ini menunjukkan komitmen UNNES sebagai kampus berakreditasi unggul dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi lulusan SMA sederajat di seluruh Indonesia.
Iklan
Rincian kuota per jalur seleksi
Total kursi yang disiapkan UNNES didistribusikan ke tiga jalur penerimaan. Dari keseluruhan kuota, jalur Seleksi Mandiri menjadi yang paling besar porsinya pada tahun 2026.
SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)
UNNES mengalokasikan 2.736 kursi atau sekitar 22 persen melalui jalur SNBP. Seleksi ini diperuntukkan bagi siswa kelas 12 yang dinyatakan eligible dengan catatan prestasi akademik stabil.
Penilaian SNBP mengacu pada nilai rapor semester 1 sampai 5, prestasi akademik maupun non-akademik, serta indeks sekolah asal peserta.
SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
Sebanyak 3.818 kursi atau 31 persen kuota tersedia melalui jalur SNBT. Jalur ini terbuka untuk lulusan tahun 2026, 2025, 2024, dan peserta paket C.
Peserta wajib mengikuti UTBK yang mencakup Tes Potensi Skolastik, literasi Bahasa Indonesia dan Inggris, serta penalaran matematika.
Seleksi Mandiri UNNES (SM-UNNES)
Jalur ini memiliki alokasi terbesar yakni 5.916 kursi atau 47 persen dari total daya tampung. Seleksi Mandiri UNNES dikelola secara otonom dengan beberapa metode seleksi yang fleksibel.
Beberapa skema yang tersedia di antaranya Seleksi Mandiri Prestasi tanpa tes tertulis berbasis portofolio dan wawancara, Seleksi Mandiri Reguler menggunakan tes CBT yang bisa diikuti secara luring maupun daring, Seleksi Mandiri Nilai UTBK tanpa tes ulang, serta Kelas Internasional dengan pengantar Bahasa Inggris.
Jadwal dan imbauan SNBP 2026
Bagi siswa yang memenuhi syarat mengikuti SNBP, UNNES mengingatkan agar memperhatikan jadwal pendaftaran yang berlangsung pada 3 hingga 18 Februari 2026.
Calon peserta disarankan memilih program studi sesuai minat, bakat, serta mempertimbangkan akreditasi.
Menempatkan UNNES sebagai pilihan utama dinilai dapat meningkatkan peluang diterima.
Peserta juga diminta memastikan seluruh dokumen nilai dan prestasi yang diunggah valid serta melakukan finalisasi data lebih awal untuk menghindari kendala teknis di akhir masa pendaftaran.
(ris/van)



