JAKARTA, ifakta.co – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menangani dampak kebakaran yang melanda lapak pengolahan limbah plastik dan permukiman warga di Jalan Kampung Sawah Balong, RT 02 dan RT 03/RW 04, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mendatangi lokasi pada Minggu, 6 September 2026. Ia memastikan pemerintah menangani kebutuhan warga yang terdampak kebakaran tersebut.

Kebakaran mulai terjadi pada Jumat, 4 September 2026 malam. Kobaran api melanda area lapak pengolahan limbah plastik dan permukiman warga di sekitarnya.

Iklan

Peristiwa tersebut berdampak terhadap sekitar 60 kepala keluarga (KK). Petugas juga membutuhkan waktu cukup lama untuk mengendalikan kebakaran. Proses pemadaman berlangsung sekitar 20 jam dan baru selesai pada Sabtu dini hari.

Saat meninjau lokasi, Iin mengatakan pemerintah tidak hanya menangani dampak fisik setelah kebakaran. Pemkot Jakarta Barat juga memastikan warga tetap memperoleh kebutuhan dasar selama proses pemulihan berlangsung.

“Yang paling utama adalah memastikan warga mendapatkan kebutuhan dasarnya. Mulai dari logistik, tempat tinggal sementara, sampai pelayanan kesehatan harus tersedia,” kata Iin.

Pemkot Jakarta Barat juga memberikan perhatian kepada warga yang kehilangan dokumen penting akibat kebakaran. Pemerintah menyiapkan layanan administrasi kependudukan di lokasi untuk membantu warga mengurus kembali KTP dan dokumen kependudukan lainnya.

Sementara itu, Iin menyerahkan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran dan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Ia meminta proses tersebut berjalan sesuai pemeriksaan yang dilakukan pihak berwenang.

Meski demikian, Iin meminta pemilik lapak tetap memperhatikan kondisi warga yang rumah atau tempat tinggalnya ikut terdampak kebakaran.

Ia mendorong pemilik lapak berkomunikasi dengan perangkat wilayah untuk membahas kebutuhan serta bentuk bantuan bagi warga. Komunikasi tersebut dapat melibatkan camat, lurah, RT, dan RW setempat.

“Pendekatannya harus humanis. Kami meminta pemilik lapak dapat duduk bersama camat, lurah, RT dan RW untuk membicarakan bentuk perhatian serta bantuan bagi warga yang rumah atau kontrakannya terdampak,” ujarnya.

Selain kebutuhan warga, Pemkot Jakarta Barat juga menyiapkan penanganan terhadap kondisi lingkungan di area kebakaran. Material sisa kebakaran, terutama limbah plastik, akan dipilah terlebih dahulu.

Pemilahan tersebut bertujuan mengetahui material yang masih dapat dimanfaatkan. Setelah proses itu selesai, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat bersama jajaran wilayah dan pemilik lapak akan membersihkan puing secara gotong royong.

Pembersihan kawasan menjadi bagian dari upaya pemulihan setelah kebakaran. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mempercepat penataan area terdampak sekaligus mencegah munculnya persoalan lingkungan baru akibat sisa material kebakaran.

Dengan penanganan warga dan lingkungan secara bersamaan, Pemkot Jakarta Barat berupaya mempercepat pemulihan kawasan Kampung Sawah Balong setelah kebakaran yang berdampak terhadap sekitar 60 KK tersebut.

(mam/mam)

Iklan