Jakarta – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bina Adwil Kemendagri) Safrizal ZA memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat personel Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam menanggulangi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Pasukan Damkar diterjunkan langsung untuk menyemprot dan membersihkan endapan abu vulkanik di berbagai fasilitas publik, jalan raya, hingga kawasan rumah sakit di wilayah terdampak.
Safrizal menegaskan bahwa aksi sigap armada Damkar di Lampung dan sejumlah daerah lainnya merupakan bukti nyata hadirnya negara di tengah situasi tanggap darurat bencana. Pembersihan abu vulkanik yang meluas hingga lima provinsi Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu sangat krusial untuk mencegah bahaya ISPA serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalanan licin dan jarak pandang terbatas.
Safrizal juga mendorong penguatan kolaborasi antara Damkar dan kepolisian yang memiliki armada water cannon guna mengoptimalisasi pembersihan fasilitas umum. Respons cepat ini membuktikan bahwa peran Damkar tidak terbatas pada pemadaman api semata, melainkan juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan, evakuasi, dan penanggulangan bencana alam demi keselamatan masyarakat.
Iklan
(fa/fza)

