“Kami terus berkomitmen mengedukasi adik-adik calon Paskibraka dan generasi muda. Apa pun latar belakangnya, kita tetap satu darah sebagai bangsa Indonesia.” tegasnya.
Menurutnya, banyak pelajar masih memandang Pancasila sebagai materi pelajaran yang harus dihafal untuk ujian. Karena itu, DPPI Riau ingin menghadirkan metode edukasi yang lebih menarik dan mudah dipahami.
“Rencana kami nanti setelah bulan Agustus, kami akan melakukan sosialisasi dan edukasi yang lebih luas ke sekolah-sekolah melalui organisasi Paskibra di sana. Kami ingin membedah apa sih sebenarnya Pancasila itu dan apa nilai-nilainya,” tambahnya.
Iklan
DPPI Riau akan menyesuaikan metode penyampaian materi dengan karakter Gen Z dan Gen Alpha yang tumbuh di era digital. Dengan cara tersebut, generasi muda tidak hanya menghafal lima sila Pancasila, tetapi juga memahami serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Walaupun di sekolah diajarkan, pelajaran itu hanya dianggap sekadar hafalan untuk ujian saja. Nah, nanti kami di DPPI ingin masuk lebih dalam dengan cara-cara yang sesuai dengan gaya Gen Z atau bahkan Gen Alpha supaya mereka bisa memahami Pancasila lewat cara yang sederhana namun melekat,” pungkasnya.
(naf/lex)


