Salah satu dampak yang paling sering muncul ialah fenomena job hopping atau terlalu sering berpindah pekerjaan tanpa arah yang jelas. Sebagian pekerja muda memilih pindah kerja hanya karena melihat orang lain tampak lebih sukses di tempat berbeda.
Selain itu, banyak individu mengikuti pelatihan, sertifikasi, atau mengambil terlalu banyak proyek bukan karena kebutuhan pribadi, melainkan karena tekanan sosial.
Akibatnya, perjalanan karier menjadi kurang terarah dan lebih reaktif terhadap tren digital yang sedang populer.
Iklan
Gen Z Lebih Rentan Mengalami Kecemasan Karier
Tingginya keterikatan Gen Z dengan dunia digital membuat kelompok ini lebih rentan mengalami stres dan kecemasan profesional. Mereka terus menerima paparan informasi tentang kesuksesan orang lain hampir setiap saat.
Di sisi lain, ketidakpastian ekonomi dan persaingan kerja yang semakin ketat ikut memperbesar tekanan tersebut. Banyak anak muda merasa harus berkembang lebih cepat agar tidak tertinggal dari lingkungan sekitarnya.
Kondisi itu menjadi tantangan baru bagi dunia kerja. Perusahaan kini menghadapi generasi pekerja yang lebih dinamis, tetapi juga lebih mudah merasa tidak puas terhadap pencapaian karier mereka sendiri.
Selain itu, institusi pendidikan juga perlu membantu generasi muda memahami bahwa perjalanan karier setiap orang memiliki waktu dan proses berbeda.
Pentingnya Mengelola Ekspektasi di Era Digital
Psikolog menilai masyarakat perlu lebih bijak menggunakan media sosial agar tidak terjebak career FOMO. Salah satu langkah penting ialah membatasi kebiasaan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain di internet.
Selain itu, individu perlu memahami bahwa media sosial hanya menampilkan sebagian kecil kehidupan seseorang. Tidak semua pencapaian yang terlihat di internet menggambarkan kondisi sebenarnya.
Fokus terhadap tujuan pribadi juga membantu seseorang menjalani karier dengan lebih sehat. Ketika seseorang memahami minat dan targetnya sendiri, tekanan sosial akan lebih mudah dikendalikan.
Di tengah derasnya arus digital, menjaga kesehatan mental menjadi hal penting agar perjalanan karier tetap berkembang tanpa dibayangi rasa cemas berlebihan.
(naf/lex)





