JAKARTA, Ifakta.co – Bagi para penggemar donghua (animasi Tiongkok) bertema fiksi ilmiah dan fantasi, tahun 2026 dipastikan akan menjadi tahun yang mendebarkan. Studio animasi ternama, Oriental Creative Color (TGYC), secara resmi memperkenalkan proyek ambisius terbaru mereka berjudul “Master of Mirror” (judul asli: Chao Neng Fu Ke Jing / 超能复刻镜).

Serial ini bukan sekadar tontonan biasa, ini merupakan prekuel dari seri populer Slay the Gods yang sudah lebih dulu memiliki basis penggemar militan di seluruh dunia.

Sinopsis : Kekuatan di Balik Pantulan

Berlatar di dunia futuristik yang penuh dengan misteri teknologi dan elemen supranatural, Master of Mirror mengisahkan perjalanan seorang pemuda yang menemukan artefak kuno yang sangat kuat : Cermin Reinkarnasi.

Iklan

Cermin ini bukan sekadar alat pantul, melainkan kunci untuk meniru, mereplikasi, dan memahami kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh entitas-entitas kuat di alam semesta tersebut. Sang protagonis harus belajar menyeimbangkan antara ambisi pribadinya dan tanggung jawab besar saat ia menyadari bahwa setiap pantulan kekuatan memiliki harga yang harus dibayar. Penonton akan dibawa melihat bagaimana fondasi dunia Slay the Gods terbentuk melalui intrik dan pertempuran epik yang melibatkan teknologi canggih.

Di Balik Layar : Kolaborasi Kreator Legendaris

Kualitas narasi Master of Mirror tidak perlu diragukan lagi karena didukung oleh tim produksi kelas atas:

  • Penulis Asli : Cerita ini diangkat dari novel web karya San Jiu Yin Yu (三九音域). Penulis ini dikenal lewat gaya penceritaannya yang mendalam, emosional, dan pembangunan dunia yang sangat detail.
  • Studio Produksi : Oriental Creative Color (TGYC). Studio ini adalah “otak” di balik visual memukau dari seri Immortality (Yong Sheng) dan The Awakener. Dengan rekam jejak tersebut, para penggemar bisa mengharapkan CGI kualitas premium dengan koreografi aksi yang halus.
  • Sutradara : Meskipun TGYC sering bekerja secara kolektif dengan tim internal terbaiknya, visi kreatif serial ini diarahkan untuk menonjolkan aspek sinematik yang menggabungkan estetika modern dengan filosofi klasik Tiongkok tentang reinkarnasi.

Inspirasi : Jembatan Antara Mitologi dan Masa Depan

Master of Mirror mengambil inspirasi dari konsep filosofis Tiongkok kuno mengenai cermin sebagai jendela menuju jiwa dan kebenaran, yang kemudian dipadukan dengan elemen Cyberpunk dan Xuanhuan modern. Sebagai prekuel dari Slay the Gods, serial ini dirancang untuk menjawab misteri-misteri yang menggantung, memberikan konteks sejarah bagi para dewa dan pahlawan yang muncul di seri utamanya.

Jadwal Tayang dan Platform

Setelah lama dinantikan, Master of Mirror dijadwalkan mulai mengudara pada tahun 2027. Serial ini akan menjadi konten eksklusif di platform streaming iQIYI.

“Kami ingin memberikan pengalaman visual yang melampaui ekspektasi. Ini bukan hanya tentang pertempuran, tapi tentang pencarian jati diri di tengah dunia yang penuh kepalsuan,” ujar perwakilan dari tim produksi dalam acara iQIYI Animation Day.

Dapatkan kacamata VR Anda dan bersiaplah, karena pantulan di dalam cermin mungkin lebih nyata daripada kenyataan itu sendiri.