TANGERANG, ifakta.co – Pemerintah Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, melaksanakan rapat evaluasi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Gunung Kaler dan Desa Cibetok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi usaha lokal.
Dalam sambutannya, Camat Gunung Kaler Udin, Kecamatan Gunung Kaler menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Tangerang atas dukungan program pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan hasil perikanan.
Di Desa Gunung Kaler, bantuan anggaran sebesar Rp26 juta dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha olahan ikan lele, antara lain abon ikan lele dan siomai. Sementara itu, kelompok usaha di Desa Cibetok mengembangkan produk olahan ikan lele berupa bakso, abon, serta produk olahan ikan teri nasi berbumbu yang dikemas agar lebih praktis untuk dipasarkan.
Iklan
Menurutnya, kedua desa telah menunjukkan inisiatif dalam mengembangkan produk olahan sesuai dengan potensi dan kreativitas masyarakat setempat. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan warga, tetapi juga membuka peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat terus mengembangkan potensi yang ada, meningkatkan kualitas produk, serta memasarkannya secara komersial sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pendampingan dan pelatihan yang diberikan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang. Dengan dukungan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Gunung Kaler turut mendorong kelompok usaha, khususnya para ibu dan masyarakat yang membutuhkan peluang ekonomi, agar terus berinovasi dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar.
Kegiatan evaluasi ini diharapkan menjadi sarana untuk mengidentifikasi perkembangan usaha, memperkuat pendampingan, serta merumuskan langkah pengembangan berikutnya agar program pemberdayaan ekonomi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Udin berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha produktif berbasis potensi lokal.
(sib/lex)





















