JAKARTA, ifakta.co – Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak ragu terhadap peluangnya untuk berkembang menjadi partai besar.
Jokowi menilai status PSI sebagai partai baru bukan alasan bagi partai berlambang gajah tersebut untuk merasa kecil atau tidak diperhitungkan. Ia bahkan menyebut sudah ada pihak yang merasa khawatir dengan perkembangan PSI.
“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” kata Jokowi di Rakorda DPD PSI Kota Bandung, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (28/9).
Iklan
Menurut Jokowi, kader PSI perlu membangun keyakinan bahwa partai tersebut mampu berkembang dan menjadi kekuatan politik yang lebih besar.
“Wong sama partai baru saja kok takut. Ini partai baru, tapi juga hati-hati. Meskipun partai baru, hati-hati, ini akan menjadi partai besar,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyinggung soal parliamentary threshold atau ambang batas parlemen. Ia meminta kader PSI tidak menjadikan besaran ambang batas sebagai sumber kekhawatiran.
Jokowi mengatakan PSI seharusnya tetap fokus menjalankan kerja organisasi, berapa pun angka parliamentary threshold yang nantinya berlaku.
“Oleh sebab itu saya sampaikan, mau parliamentary threshold 5 persen, oke, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 6 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 7 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 8 persen, nggak masalah,” tegasnya.
Bagi Jokowi, kerja kader menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kekuatan partai. Karena itu, ia menekankan perlunya struktur PSI yang aktif dan benar-benar bekerja di tengah masyarakat.
“Asal, as long as, asalkan saudara-saudara bekerja keras untuk partai, strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja,” kata Jokowi.
Ia kemudian meminta seluruh kader PSI memiliki keyakinan terhadap target yang ingin dicapai partai. Jokowi menegaskan target PSI tidak semestinya hanya berorientasi pada perolehan kursi di parlemen.
“Kita harus meyakini itu, kita harus meyakini itu. Target kita bukan hanya masuk Senayan, bukan hanya masuk Senayan,” kata Jokowi.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menilai bergabungnya Jokowi ke dalam PSI membuat partainya semakin optimistis menghadapi Pemilu 2029.
“Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI. Kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang,” kata Endang.
Catatan: Artikel ini merupakan penulisan ulang berdasarkan materi yang diberikan dan tidak diverifikasi secara independen terhadap sumber terkini.
(mam/mam)


