JAKARTA, ifakta.co – Gerakan Pemerhati Kebijakan Publik menilai keberadaan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, H. Firdaus, S.Ag., M.Si., memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pemerintahan dan pelayanan publik.
Pandangan tersebut disampaikan Muh Rosihan Gading atau Ochi Gading, Ketua Gerakan Pemerhati Kebijakan Publik, saat menanggapi perkembangan politik dan sosial yang berlangsung di Kabupaten Gowa.
Menurut Ochi, dinamika politik merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, perkembangan tersebut tidak boleh menghambat aktivitas pemerintahan maupun mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan publik.
Iklan
“Kami meyakini H. Firdaus sebagai Plt. Sekda dapat membantu Bupati Gowa dalam menjalankan roda pemerintahan, khususnya dalam koordinasi birokrasi dan pelayanan publik.
Namun, yang paling utama adalah bagaimana seluruh proses pemerintahan tetap berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat,” ujar Ochi Gading, Ketua Gerakan Pemerhati Kebijakan Publik.
Ochi yang juga mahasiswa dan akademisi asal Kabupaten Gowa menjelaskan bahwa Sekda memiliki posisi strategis dalam struktur pemerintahan daerah.
Sekda membantu mengoordinasikan perangkat daerah sekaligus memastikan administrasi pemerintahan berjalan secara efektif.
Karena itu, ia berharap Plt. Sekda dapat menjalankan tugas secara profesional dan objektif. Ochi juga menekankan pentingnya menjaga aparatur pemerintahan agar tidak terseret ke dalam kepentingan politik praktis.
Menurutnya, perbedaan pandangan dan kepentingan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Meski demikian, seluruh pihak perlu menyikapinya secara dewasa dengan tetap menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas.
“Kami tidak ingin masuk terlalu jauh dalam dinamika politik yang ada. Sikap kami sederhana, pelayanan masyarakat harus menjadi yang paling utama. Pemerintahan harus tetap bekerja dan masyarakat harus tetap mendapatkan haknya atas pelayanan publik,” ujarnya.
Selanjutnya, Gerakan Pemerhati Kebijakan Publik meminta seluruh aparatur pemerintahan Kabupaten Gowa tetap menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangannya.
Mereka juga mendorong aparatur menjaga netralitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ochi turut mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondisi Kabupaten Gowa tetap aman dan kondusif. Ia menilai kritik serta evaluasi terhadap pemerintah tetap dibutuhkan sebagai bagian dari mekanisme kontrol sosial dalam demokrasi.
Namun, kritik tersebut, menurutnya, perlu disampaikan berdasarkan data dan fakta. Kritik juga tidak seharusnya mengganggu jalannya pemerintahan maupun pelayanan yang masyarakat butuhkan.
“Kami berharap Bupati Gowa bersama Plt. Sekda dan seluruh jajaran pemerintahan dapat terus fokus memberikan pelayanan terbaik.
Di tengah dinamika politik yang memanas, kepentingan masyarakat Gowa harus tetap ditempatkan sebagai prioritas bersama,” ujar Ochi.
Ochi menegaskan, dukungan terhadap keberlangsungan pemerintahan tidak berarti menghilangkan fungsi kritik dan kontrol sosial.
Menurutnya, kedua hal tersebut dapat berjalan beriringan selama seluruh pihak mengedepankan kepentingan masyarakat.
Ia berharap pemerintahan Kabupaten Gowa tetap menjalankan roda administrasi secara efektif, pelayanan publik terus berjalan maksimal, dan setiap kebijakan pemerintah dapat dilaksanakan secara transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, dinamika politik yang berkembang tidak menggeser fokus pemerintah daerah dari tugas utamanya, yakni memastikan masyarakat Kabupaten Gowa tetap memperoleh pelayanan publik secara baik dan berkelanjutan.
(mam/mam)
