Jakarta – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier (Semaba PK) TNI AU Angkatan 58. Upacara tersebut dipimpin oleh Komandan Pusat Pendidikan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Pusdik Kodiklatau) Marsma TNI Sapuan, S.Sos., M.M., CHRMP., selaku inspektur upacara, bertempat di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Sabtu (29/8/2026).

Dalam amanatnya, Komandan Pusdik Kodiklatau menyampaikan bahwa pendidikan yang akan dijalani para prajurit siswa (Prasis) merupakan tahap penting dalam membentuk mental, fisik, disiplin, dan karakter sebagai calon prajurit TNI Angkatan Udara.

“Di tempat inilah mental kalian akan ditempa, fisik kalian akan diperkuat, kedisiplinan kalian akan dibangun, dan karakter kalian akan dibentuk menjadi pribadi yang kuat, tangguh, serta memiliki jiwa pengabdian yang tinggi. Hari ini adalah titik awal perjalanan dan perubahan dari seorang warga sipil menjadi calon prajurit TNI Angkatan Udara,” ujarnya.

Iklan

Ia menegaskan, keberadaan para Prasis dalam pendidikan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, TNI Angkatan Udara, serta bangsa dan negara Indonesia.

Lebih lanjut, Komandan Pusdik Kodiklatau menjelaskan bahwa pendidikan Semaba PK bertujuan membentuk prajurit yang memiliki kekuatan fisik dan mental, berintegritas, profesional, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan berbagai tantangan di era digital.

“Tanamkan dalam diri kalian bahwa setiap detik yang kalian jalani dalam pendidikan ini adalah proses pembentukan jati diri seorang prajurit udara. Setiap latihan yang berat, setiap lelah yang kalian rasakan, dan setiap tantangan yang kalian hadapi merupakan bagian dari proses untuk membentuk kalian menjadi prajurit yang tangguh dan siap menghadapi tugas negara,” tegasnya.

Kepada para Prasis, Komandan Pusdik Kodiklatau juga menekankan sejumlah hal yang harus dipegang teguh selama mengikuti pendidikan. Di antaranya, menjadikan disiplin sebagai bagian dari kehidupan seorang prajurit, memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas, dan jiwa korsa, baik antarsesama Prasis maupun dengan para instruktur.

Selain itu, para Prasis diingatkan untuk menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun, serta menjaga dan memelihara nama baik lembaga pendidikan dan TNI Angkatan Udara di mana pun berada.

“ikuti seluruh proses pendidikan ini dengan kesungguhan, semangat juang, dan tekad yang kuat,” pesannya.

Pembukaan Pendidikan Semaba PK TNI AU Angkatan 58 tersebut menjadi awal perjalanan para prajurit siswa dalam menjalani proses pendidikan dan pembentukan karakter sebagai calon Bintara TNI Angkatan Udara yang profesional, disiplin, tangguh, dan siap mengemban tugas negara.

(fa/fza)

Iklan