MAMUJU, ifakta.co – Seorang anggota TNI dari Kodim 1418 menjadi korban penikaman saat berupaya melerai perkelahian di area parkir sebuah tempat karaoke di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Dalam insiden tersebut, seorang pria berinisial T (53) meninggal dunia akibat luka tusuk, sementara pelaku berinisial MAF (20) berhasil diamankan polisi.
Kasat Reskrim Polresta Mamuju Kompol Agustinus Pigay membenarkan peristiwa tersebut. Selain korban meninggal, satu anggota TNI berinisial K (41) mengalami luka tusuk dan seorang pria berinisial D menjadi korban pemukulan.
Iklan
“Iya benar, korban meninggal inisial T dan anggota TNI inisial K (41) juga mengalami luka tusuk, serta D mengalami luka pukul. Pelaku, MAF (20) sudah ditangkap,” kata Agustinus dalam keterangannya, Sabtu (4/7).
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 02.44 WITA di area parkir sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Mamuju. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keributan bermula dari perkelahian antara korban T dan pelaku yang kemudian berujung aksi penikaman.
Saat menerima informasi mengenai keributan tersebut, anggota TNI berinisial K datang ke lokasi dengan tujuan melerai perkelahian. Namun, ketika berusaha menghentikan aksi tersebut, K justru menjadi sasaran penikaman.
“Berdasarkan pengakuan D jadi korban pemukulan bahwa keluarganya datang ke lokasi untuk mencari informasi pemukulan itu. Saat tiba di lokasi, mereka melihat keributan yang melibatkan beberapa orang,” kata Agustinus.
“Anggota TNI, K berusaha melerai perkelahian, namun justru menjadi korban penikaman. Tak lama kemudian, korban T ditemukan tergeletak bersimbah darah dan segera dievakuasi ke rumah sakit,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan medis dan Visum et Repertum dari Tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Barat menunjukkan korban T mengalami luka sayat pada tangan kiri serta luka tusuk di bagian perut kiri atas. Luka tersebut menyebabkan perdarahan hebat hingga akhirnya korban meninggal dunia.
Sementara itu, anggota TNI berinisial K mengalami dua luka tusuk di bagian punggung saat berusaha melerai perkelahian. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Manakarra dan dilaporkan dalam kondisi sadar.
Usai menerima laporan kejadian, penyidik Polresta Mamuju langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berinisial MAF. Polisi kini masih mendalami motif serta kronologi lengkap kasus tersebut.
“Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian tersebut,” kata Agustinus.
(yes/my)



