TANGERANG, ifakta.co – Isu kemunculan sosok menyerupai pocong yang sempat membuat warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan (tangsel) resah akhirnya terungkap. Polisi memastikan sosok tersebut bukan makhluk gaib, melainkan seorang pengamen yang mengenakan kostum pocong.

Sebelumnya, kabar mengenai penampakan pocong ramai beredar di media sosial. Sejumlah warga mengaku melihat sosok putih menyeramkan berkeliaran di beberapa titik, mulai dari Jalan Haji Gadung Raya hingga sekitar Komplek Pertamina, Ciputat Timur.

Informasi itu dengan cepat menyebar luas dan memicu keresahan masyarakat. Banyak warga mengaku khawatir setelah video dan cerita mengenai sosok tersebut viral di berbagai platform media sosial.

Iklan

Menindaklanjuti laporan warga, aparat kepolisian langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Kami sudah turun dan menemui beberapa masyarakat di sekitar lokasi, isu pocong itu tidak ada,” kata Bambang, Kamis (21/5)

Berdasarkan hasil penelusuran polisi, sosok yang dikira pocong ternyata seorang pengamen jalanan yang menggunakan kostum atau cosplay pocong untuk menarik perhatian warga.

“Jadi tidak ada pocong, yang ada adalah pengamen yang cosplay jadi pocong,” ujarnya.

Polisi juga berencana meminta klarifikasi kepada pemilik akun media sosial yang pertama kali menyebarkan isu tersebut. Aparat mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Cek dulu kebenarannya sebelum menyebar isu,” tutur Bambang.

Warga Diminta Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Sementara itu, Polda Banten turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi berbagai video maupun kabar terkait kemunculan sosok menyerupai pocong di sejumlah wilayah Tangerang.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea meminta warga lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, masyarakat harus memastikan validitas informasi sebelum ikut menyebarkannya.

“Masyarakat kami minta tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan lingkungan, dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian atau melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam,” ujar Maruli di Serang, Kamis (21/5).

Sebagai langkah antisipasi, Polda Banten bersama Polresta Tangerang meningkatkan patroli di sejumlah kawasan permukiman warga, terutama pada malam hingga dini hari.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah mengatakan pihaknya juga mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam penyebaran isu tersebut.

Menurutnya, kepolisian tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya.

“Kami tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, maupun gangguan kamtibmas lainnya,” pungkas Indra.

(sib/lex)