JAKARTA, ifakta.co  – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan Piagam Jaga Jakarta kepada Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. 

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran aktif masyarakat dalam membantu kepolisian mencegah tindak kejahatan di wilayahnya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri di sela kunjungannya ke Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Maju Bersama, Kampung Sawah Balong, Kelurahan Srengseng, Jumat (30/1/2026). 

Iklan

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda turut didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

Pokdarkamtibmas Polsek Kembangan dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam membantu tugas kepolisian, termasuk dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta pencegahan aksi tawuran antarwarga.

Apresiasi ini sekaligus memperkuat kolaborasi Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di sela agenda resmi, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya juga menyempatkan diri makan bersama warga. 

Suasana keakraban tampak jelas ketika kedua pimpinan TNI-Polri itu berbaur tanpa sekat dengan masyarakat serta anak-anak didik TPA.

Kehadiran Kapolda dan Pangdam Jaya tersebut menegaskan komitmen aparat negara untuk hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kedekatan sosial.

“Negara harus hadir bukan hanya saat ada persoalan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan kepedulian, kebersamaan, dan perhatian. 

Inilah makna kehadiran Polri dan TNI di tengah masyarakat,” ujar Irjen Pol Asep Edi Suheri.

TPA Maju Bersama Jadi Ruang Pendidikan dan Pembinaan Karakter

TPA Maju Bersama merupakan pusat pembinaan anak-anak yang dirintis sejak 2019 oleh Aiptu Agus Riyanto, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kembangan. 

Selain menjadi tempat pendidikan keagamaan, TPA ini berkembang sebagai ruang pembentukan karakter, pendidikan dasar, serta tempat aman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di kawasan Kampung Sawah Balong.

Sekolah TPA Maju Bersama telah berdiri selama enam tahun. Ipda Agus menuturkan, cikal bakal pendirian sekolah ini berangkat dari kepeduliannya terhadap anak-anak yang tidak memiliki akses pendidikan formal.

“Tujuannya untuk memberikan pendidikan kepada warga yang tidak bisa bersekolah secara formal. Ada yang putus sekolah, bahkan ada yang sama sekali belum pernah sekolah,” ujar Ipda Agus.

Ia menjelaskan, pembelajaran di TPA Maju Bersama diarahkan agar para peserta didik memperoleh pengakuan dari dinas pendidikan sehingga ke depan mereka dapat memiliki ijazah.

“Dengan adanya sekolah ini, mereka bisa mendapatkan pembelajaran yang diakui dan nantinya memiliki ijazah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau mencari pekerjaan,” lanjutnya.

Hingga kini, tercatat sekitar 120 anak telah mengikuti proses belajar di TPA Maju Bersama. 

Keberadaan sekolah ini dinilai sangat membantu masyarakat sekitar, khususnya keluarga yang terkendala biaya pendidikan.

(AMN)